Berita Gresik

Beri Dukungan Aktivis Cagar Budaya, Mahasiswa Gelar Teatrikal di Depan Kantor PN Gresik

Para mahasiswa menggelar teatrikal bertema proyek pemerintah Kabupaten Gresik yang mangkrak

Beri Dukungan Aktivis Cagar Budaya, Mahasiswa Gelar Teatrikal di Depan Kantor PN Gresik
surya/sugiyono
KEJAM - Aktivis mahasiswa menggelar teatrikal di halaman Kantor PN Gresik atas kejamnya rezim pemerintah Gresik yang diduga mengkriminalisasi aktivis yang menolak proyek revitalisasi Alun-alun Gresik, Rabu (10/1/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Aliansi mahasiswa menggelar aksi teatrikal di halaman Kantor Pengadilan negeri Gresik untuk memberi dukungan terhadap tiga aktivis yang diduga dikriminalisasikan oleh Pemkab Gresik saat menolak proyek revitalisasi Alun-alun Gresik.

Para mahasiswa menggelar teatrikal bertema proyek pemerintah Kabupaten Gresik yang mangkrak dan terkesan menghambur-hamburkan uang rakyat.

Mulai dari proyek di Alun-alun Sidayu, Stadion gelora Joko Samudro (Gejos), sampai dengan proyek revitalisasi Alun-alun Gresik.

"Teatrikal tadi menggambarkan tentang proyek -proyek yang mangkrak dan sengaja pembungkaman demokrasi sehingga aktivis dilakukan kriminalisasi," kata Khusnul Khorid mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG), Rabu (10/1/2018).

Tiga aktivis yang diduga dikriminalisasikan yaitu Fajar Rosyidi (23), aktivis dari pedagang Kaki Lima (PKL), Rizqi Siswanto (22), aktivis mahasiswa Universitas Muhamadiyah Gresik UMag) dari PMII dan Abdul Wahab (43) aktivis LSM.

Diketahui, forum peduli cagar budaya Gresik melakukan aksi penolakan proyek revitalisasi Alun-alun Gresik pada Juli 2017.

Unjuk rasa itu berbuntut laporan ke Polres Gresik oleh anggota Satpol PP Kabupaten Gresik, sebab saat pagar Pemkab Gresik roboh atas aksi saling dorong menimpa anggota Satpol PP. Akibatnya masa terus masuk untuk menyampaikan aspirasi ke Bupati Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help