Berita Blitar

Pengakuan lain Siswa SMP Blitar Bunuh Diri di Sungai Brantas, Sempat Bicara dengan Guru, Lalu . . .

Keputusan Aryang Wimuji Putra (16), siswa SMPN 3 Srengat bunuh diri dengan terjun ke Sungai Brantas mengejutkan

Pengakuan lain Siswa SMP Blitar Bunuh Diri di Sungai Brantas, Sempat Bicara dengan Guru, Lalu . . .
surya/samsul hadi
Lokasi jembatan kereta api Nguri di Desa Selokajang, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar, yang menjadi tempat bunuh diri korban. 

SURYA.co.id | Blitar - Keputusan Aryang Wimuji Putra (16), siswa SMPN 3 Srengat bunuh diri dengan terjun ke Sungai Brantas, Selasa (9/1/2018) mengejutkan banyak orang.

Ya, itu karena Aryang terkenal suka humor dan bercanda di sekolah. Nyaris tidak ada masalah berarti yang didengar darinya.

Guru olah raga SMPN 3 Srengat, Fertin Yudha Anggraini juga terkejut begitu mendengar peristiwa yang dialami Aryang.

Fertin masih sempat ketemu Aryang. Malah dia sempat bercanda dengan Aryang. "Tadi pagi saya masih sempat ngobrol dengan korban.

Korban masih biasa, malah sempat bercanda dengan saya," kata Fertin, Selasa (9/1/2018).

Fertin tidak melihat tanda-tanda aneh dari Aryang saat bertemu. Aryang tetap kelihatan ceria seperti biasanya.

Aryang juga tidak pernah bercerita punya masalah kepadanya. "Dia anaknya memang selalu ceria. Meski ada masalah tetap kelihatan ceria," ujarnya.

Hal serupa dikatakan Irfan Faturahman, teman sekelas Aryang. Menurutnya, Aryang terkenal anak yang ceria dan suka humor di kalangan teman-temannya.

"Anaknya memang suka humor di sekolah. Tadi pagi juga masih bercanda dengan teman-teman seperti biasa," katanya.

Aryang merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan suami istri Muji Slamet dan Wiji Utami.

Halaman
12
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help