Surya/

Pilgub Jatim

Risma Pernah Ditangisi Anak Kecil agar Tak Maju Pilgub, Risma: Saya Sampai Melu Nangis   

Makin banyak spanduk dan baliho warga Surabaya yang menolak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju Pilgub Jatim mendampingi Gus Ipul.

Risma Pernah Ditangisi Anak Kecil agar Tak Maju Pilgub, Risma: Saya Sampai Melu Nangis    
foto: facebooks/ivan van susanto
Baliho agar Risma tak dilibatkan Pilgub Jatim 2018 terpasang di sudut jalan kawasan Surabaya Barat. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Makin banyak spanduk dan baliho warga Surabaya yang menolak Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini maju Pilgub Jatim mendampingi Gus Ipul.

Beberapa waktu lalu juga sekelompok warga bahkan menggelar aksi demo membentangkan spanduk dan suara mereka. Warga Surabaya menolak wali kotanya itu maju Pilgub Jatim.

Risma pun merespons fenomena banyaknya warga Surabaya yang tetap nggandoli perempuan ini wajib tetap berada di Surabaya. Risma harus Tetap Wali Kota Suraba.

"Ini bukan yang pertama banyak spanduk dan demo nggandoli saya. Saat ribut Pilgub DKI lalu juga begitu," respons Risma, Senin (8/1/2018).

Risma menyebut waktu itu malah banyak anak kecil di Surabaya menangis. Mereka juga tak ingin wali kota perempuan pertama di Surabaya ini meninggalkan Kota pahlawan.

Risma juga mengaku trenyuh dengan anak kecil yang menangis itu. "Akeh arek cilik nangis, aku malah Melu nangis (banyak anak kecil menangis, Risma jadi ikut menangis," ucap Risma.

Lantas kenapa Risma sebagai kader PDIP menolak maju Pilgub Jatim mendampingi Gus Ipul. Perempuan 56 tahun ini mengaku bahwa dirinya tak ingin melanggar sumpah dan janji untuk warga Surabaya.

"Saya telah berjanji kepada mereka. Saya juga telah bersumpah akan menjadi wali kota untuk warga Surabaya," ungkap Risma. 

Birokrat yang kini menjadi kader PDIP lengkap dengan nomor anggota partai ini teringat saat dirinya diminta maju Pilgub Jatim. Risma menyebut bahwa dirinya yang pertama ditawari maju Pilgub Jatim.

"Bu Mega sendiri yang menawari saya, Bagaimana kalau maju Pilgub Jatim. Saya jawab, tidak;" kata Risma. 

Apakah setelah mundurnya Bupati Banyuwangi Azwar Anas mendampingi Cagub Jatim Gus Ipul  Risma bersikap yang sama. Untuk saat ini, Risma menolak. Namun keputusan politik bisa terjadi kapan pun. Akankah Risma tetap keukeh, patut disimak. 

Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help