Surya/

Liputan Khusus

Rencana Pembangunan Pusat Kesenian di Hi Tech Mall Surabaya Munculkan Pro dan Kontra

Awalnya, muncul dugaan pembangunan pusat kesenian akan mengambil alih fungsi Balai Pemuda di Jalan Gubernur Suryo.

Rencana Pembangunan Pusat Kesenian di Hi Tech Mall Surabaya Munculkan Pro dan Kontra
surya/ahmad zaimul haq
Ludruk Irama Budaya di komplek THR Surabaya yang kini masih eksis tiap Sabtu malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Rencana pembangunan pusat kesenian sempat memunculkan pro-kontra.

Awalnya, muncul dugaan pembangunan pusat kesenian akan mengambil alih fungsi Balai Pemuda di Jalan Gubernur Suryo.

Widodo memastikan, hal itu tak bakal terjadi.

Menurutnya, pusat kesenian di Hi Tech Mall hanya sebatas pengembangan.

Bukan pemindahan ikon kesenian di Surabaya.

Dengan begitu, Balai Pemuda masih akan menjadi pusat utama kesenian.

Mengingat Balai Pemuda tempatnya kurang mencukupi untuk setiap kegiatan seni, maka akan ditunjang dengan pengembangan area di tempat lain.

“Balai Pemuda tetap dipakai. Tapi kapasitasnya daripada mereka mengantre, bisa memanfaatkan tempat yang baru,” ujar dia.

Rencana yang belum matang itu tak lepas dari ide pengembangan yang baru saja diterima Disparta.

Ia mengaku, baru mendapat arahan penentuan konsep dari wali kota menjelang akhir 2017.
“Informasi itu disampaikan kepada kami selaku staf. BOT habis 2019. Tahun 2018 mulai perencanaan. Nanti dalam rangka perencanaan kita akan susun seperti apa formatnya. (Modifikasi) bangunannya pun setelah kita sampaikan ini,” ujarnya.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help