Surya/

Berita Sidoarjo

Mobil Warga Kediri Ini Tiba-tiba Dirampas di Waru Sidoarjo, Seperti Ini Kejadiannya

Mobil warga Kediri ini tiba-tiba dirampas di parkiran Giant, Waru Sidoarjo. Seperti ini kejadiannya

Mobil Warga Kediri Ini Tiba-tiba Dirampas di Waru Sidoarjo, Seperti Ini Kejadiannya
surya/irwan syairwan
Wawang Satriya Kusuma saat melapor penganiayaan yang dilakukan enam oknum debt collector di Mapolresta Sidoarjo, Senin (8/1/2018). 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Mobil milik warga Kediri dirampas oknum debt collector di parkiran Giant Waru, Waru, Sidoarjo.

Bahkan, korban atas nama Wawang Satriya Kusuma warga Desa Krenceng, Kepung, Kabupaten Kediri, ini juga dianiaya keenam oknum debt collector tersebut.

Saat ditemui di Polresta Sidoarjo, Senin (8/1/2018) Wawang mengatakan sedang mengendarai mobil Daihatsu Xenia putih AG 930 YH, Selasa (19/12/2017).

"Ketika di depan Giant Waru sekitar pukul 13.00 WIB, tiba-tiba mobil saya dipotong oknum debt collector. Tanpa bicara apapun, saya langsung dikeluarkan paksa dari dalam mobil," kata Wawang.

Tak hanya mengeluarkan secara paksa, Wawang mengaku juga dianiaya enam orang.

Usai dipukuli, mobil langsung dirampas tanpa memberi kesempatan Wawang mengambil barang-barang yang ada di dalam mobil.

Wawang menuturkan surat penting seperti ijazah asli kuliah, laptop, HP, sejumlah uang, ada di dalam mobilnya itu dan tidak tahu keberadaannya sekarang.

"Saya diminta uang Rp 15 juta untuk menebus mobilnya. Tapi saya tidak ada uang segitu karena bukan mobil saya," sambungnya.

Wawang mengaku meminjam mobil itu dari temannya selama dua hari untuk mengurus ijazah di Universitas Bhayangkara Surabaya.

Mobil tersebut, lanjutnya, menunggak 50 hari sejak saat dirampas.

Dari keterangan yang didapat, ungkapnya, mobil tersebut sudah ada di pool leasing.

Wawang menyatakan sudah melapor ke Polda Jatim namun dilimpahkan ke Polresta Sidoarjo.
Dalam surat keterangan polisi, kasus perampasan ini dilaporkan sebagai Pencurian dengan Kekerasan (Curas), yakni Pasal 365 KUHP.

"Penganiayaannya juga sudah divisum saat lapor ke polisi," ujarnya.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help