Berita Banyuwangi

Pemkab Banyuwangi Akan Bangun Jalan 600 Kilometer Selama 2018

Tahun ini Banyuwangi menargetkan membangun 600 km jalan dengan anggaran yang fantastis.

Pemkab Banyuwangi Akan Bangun Jalan 600 Kilometer Selama 2018
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Pemkab Banyuwangi akan membangun jalan dan infrastruktur lain seperti jembatan sepanjang 600 kilometer pada 2018. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Tahun ini Banyuwangi menargetkan membangun 600 km jalan. Anggaran untuk infrastruktur jalan, termasuk untuk pembangunan, pelebaran, dan pemeliharaan dari APBD, yakni sekitar Rp 250 miliar.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Cipta Karya dan Penataan Ruang (CKPR), Mujiono mengatakan, setiap tahun pemkab menargetkan pembangunan jalan sepanjang 500 kilometer (km) sampai 600 km.

‎Selain jalan, menurut Mujiono, infrastruktur juga diprioritaskan untuk pembangunan jembatan.

"Jembatan yang sebelumnya hanya bisa dilalui kendaraan roda dua akan ditingkatkan sehingga bisa dilewati kendaraan roda empat," kata Mujiono, Minggu (7/1/2018).

(APBD Banyuwangi 2018 Paling Banyak Untuk Pendidikan)

Pemkab juga akan memperlebar enam sampai delapan jembatan dari rata-rata empat meter menjadi enam meter.

Tidak hanya infrastruktur jalan dan jembatan, infrastruktur irigasi, air bersih, juga dibangun.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Pengairan Guntur Priambodo mengatakan, salah satu fokus kerja instansi tersebut adalah membangun embung.

Embung adalah penampung suplai aliran air hujan yang juga dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas air di badan air yang terkait.

Tahun ini, sekitar 20 embung akan dibangun di Banyuwangi. Dengan demikian, sejak 2016 sampai 2018 jumlah embung yang dibangun mencapai 80 unit.

Selain membangun embung, Dinas PU Pengairan juga memiliki kegiatan untuk mencukupi kebutuhan air bersih masyarakat. Salah satunya dengan menambah kapasitas dan jaringan perusahaan daerah air minum (PDAM).

“Kami juga akan membangun sumur bor baru dengan kapasitas sepuluh liter per detik di wilayah Kecamatan Wongsorejo. Sumur bor ini dibangun untuk kontigensi saat terjadi kekeringan. Sedangkan saat tidak kekeringan, dimanfaatkan untuk menambah suplai air bersih ke masyarakat,” kata Guntur.

Postur APBD Banyuwangi 2018 tembus Rp 3,16 triliun. Anggran tersebut untuk bidang pendidikan Rp 1,04 triliun. Bidang kesehatan sebesar Rp 384,1 miliar. Rp 373,7 miliar bakal dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur.

Sedangkan bidang pertanian mendapat alokasi sebesar Rp 190,9 miliar. Pelayanan publik sebesar Rp 841,1 miliar. Belanja daerah juga akan dialokasikan untuk sektor pemberdayaan ekonomi dan perlindungan masyarakat masing-masing sebesar Rp 96,4 miliar dan 70,2 miliar.

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help