Surya/

Berita Sidoarjo

Mahasiswa Unitomo Ajari Warga Bungurasih Mengubah Air Hujan Jadi Air Siap Minum

Air hujan ternyata dapat cepat diolah menjadi air siap minum. Seperti apa caranya?

Mahasiswa Unitomo Ajari Warga Bungurasih Mengubah Air Hujan Jadi Air Siap Minum
surabaya.tribunnews.com/irwan syairwan
Warga peserta pelatihan mencoba meminum air hujan yang telah diubah menjadi air siap minum. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Air bersih menjadi kebutuhan manusia tiap hari. Hanya saja, di daerah pesisir seperti Sidoarjo, air bersih cukup sulit didapat.

Namun kini warga tak perlu khawatir akan kebutuhan air bersih, karena ternyata air hujan bisa dimanfaatkan menjadi air minum untuk keluarga.

Sri Hartini (45) mengambil air minum dari dalam galon di acara Pelatihan Memanen Air Hujan KKN Tematik Universitas Dr Soetomo (Unitomo) di Balai Desa Bungurasih, Minggu (7/1/2018). Air minum yang diambil Sri merupakan air hujan yang pada Sabtu (6/1/2018) turun dengan deras.

"Rasanya bening dan segar. Sama seperti air mineral galonan," kata Sri, warga setempat yang mengikuti pelatihan.

Mahasiswa Unitomo menggelar KKN Tematik yang pada program kali ini memberi pelatihan cara mengolah air hujan menjadi air minum.

Berdasarkan pemaparan yang diberikan fasilitator, Sri yang warga RT 3 RW 3 Bungurasih Tengah ini baru mengetahui jika air hujan bisa dijadikan air minum selayaknya air mineral.

"Sekitar 15 menit hujan turun, air baru disalurkan ke pipa-pipa melalui tiga saringan dan dimasukan ke tangki penampungan," sambungnya.

Setelah ditampung, air kemudian dielektrolisis.

Elektrolisis adalah langkah untuk menaikkan kadar PH air sehingga dapat langsung diminum. 

Sri mengaku telah memesan pembuatan alat pemanen air hujan tersebut untuk dipasang di rumahnya. Menurutnya, jika banyak warga yang mengolah air hujan, akan bisa mengurangi volume air hujan yang mengalir.

"Jadinya bisa mencegah banjir juga. Manfaat air bersihnya dapat, menjaga lingkungannya juga dapat," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help