Berita Magetan

Mantan Wabup Magetan Dicalonkan PDIP dan Golkar di Pilkada 2018

PDIP dan Partai Golkar Magetan dipastikan mengusung Mirathul Mukminin, mantan Wakil Bupati Magetan dan Joko Suyono Ketua DPC PDIP Magetan

Mantan Wabup Magetan Dicalonkan PDIP dan Golkar di Pilkada 2018
SURYA Online/Doni Prasetyo
Rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) DPC PDIP Magetan sekaligus deklarasi rekomendasi pasangan Mirathul Mukminin Calon Bupati (Cabup) dan Joko Suyono Calon Wakil Bupati (Cawabup) di Pilkada Juni 2018 mendatang. 

SURYA.co.id | MAGETAN - PDIP dan Partai Golkar Magetan dipastikan mengusung Mirathul Mukminin, mantan Wakil Bupati Magetan dan Joko Suyono Ketua DPC PDIP Magetan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), yang di gelar Juni 2018 mendatang.

Bahkan DPP PDIP sudah menerbitkan rekomendasi dan menyerahkan kepada pasangan calon bupati (cabup) dan calon wakil bupati (cawabup) ini sejak Selasa (12/12/2017) lalu. Kedua pasangan Cabup dan Cawabup ini juga sudah mengikuti sekolah partai di DPP PDIP Jakarta.

Pembacaan rekomendasi DPP PDIP ini dibacakan Bambang Yuwono mewakili DPD PDIP Provinsi Jatim ini terkesan terlambat, karena rekomendasi DPP PDIP untuk duet pasangan ini terkesan terlambat, karena surat sakti itu diberikan hampir satu bulan lalu.

"Kalau baru sekarang diumumkan saat rapat kerja cabang khusus (Rakercabsus) ini, karena kita mencari momentum yang tepat. Dan sekarang ini waktu mengumumkan rekomendasi partai untuk memberangkatkan pasangan PDIP di Pilkada Juni 2018 mendatang," kata pria yang populer dipanggil Bambang Logos ini.

Dikatakan Bambang Logos, dengan rekomendasi ini, warga PDIP di Magetan harus memperjuangankan kemenangan pasangan Cabup dan Cawabup di Pilkada 2018 nanti sampai titik darah pengahabisan.

"Magetan salah satu kandang PDIP, karena itu pasangan yang direkomendasi DPP PDIP ini harus diperjuangkan, bahu membahu sampai titik darah penghabisan," kata Bambang Logos dengan percaya diri.

Mirathul Mukminin cabup yang kader Partai Golkar ini percaya, dukungan PDIP di Pilkada 2018 mendatang bisa di menangkan, asal seluruh kader PDIP Magetan juga berupaya keras memenangkan Pemilu itu.

"Kita percaya PDIP ini kendaraan partai dengan pengemudi yang sudah teruji dan terbukti memenangi Pemilukada, dan Pemilu Legislatif, maupun Pilpres. Karena itu, saya juga yakin, dukungan PDIP ini juga akan mengantarkan saya memimpin Magetan," kata Gus Amik begitu mantan Wabup Magetan periode 2005 - 2009 ini.

Saat ini, suara PDIP di DPRD Kabupaten Magetan sebanyak delapan kursi, sedang suara Partai Golkar yang juga salah satu partai besar, jumlah suara yang didapat sebanyak tujuh kursi. Karena itu, pasangan ini yakin, bisa memenangi Pilkada mendatang.

Meski di Pilpres 2014 lalu suara PDIP di Magetan rontok dengan kemenangan Partai Gerindra yang menjagokan Prabowo Subianto di Pilpres itu.

Sementara Joko Suyono, Ketua DPC PDIP Kabupaten Magetan, calon wakil bupati dari Mirathul Mukminin ini siap mengundurkan diri sebagai Ketua DPC PDIP maupun Ketua DPRD Kabupaten Magetan.

"Karena persyaratan harus mengundurkandiri, baik sebagai Ketua DPC PDIP, maupun Ketua DPRD, secepatnya surat pengundurandiri akan saya kirim ke KPUD secepatnya. Dengan mengundurkan diri sebagai pejabat publik, saya bisa konsentrasi untuk sosialisasi pencalonan saya kepada masyarakat," kata Joko Suyono seraya mengatakan optimis, dengan dukungan warga masyarakat Magetan di Pilkada 2018 mendatang.

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help