Citizen Reporter

Mahkota Cahaya untuk Ibunda …

Allah SWT tak pernah menyalahi semua janjinya, kelak para orangtua yang mendidik anak-anaknya dengan Al Quran bakal bermahkotakan cahaya

Mahkota Cahaya untuk Ibunda …
maharina novi/citizen reporter
Mahkota untuk bunda 

Reportase Maharina Novi
Co-founder Media Mahasiswa/Ikatan Pelajar Muhammadiyah/Humas UMM

 

LIBURAN akhir tahun ini dihabiskan oleh peserta Program Boarding School Tahfiz Quran Tematik (TQT) Baitul Hikmah untuk menghafal ayat-ayat Al Quran.

Seperti dibenarkan oleh Lailatul Fithriyah Azzakiyah, penemu TQT, boarding school adalah singkatan dari Short Course in Holiday for Overseas Learners. Disebut demikian, karena dalam pelaksanaanya peserta diwajibkan untuk menginap.

Sementara, lanjut perempuan yang akrab dipanggil Ela ini, kata Overseas Learners ditujukan untuk peserta yang bukan hanya berasal dari Malang, namun juga bisa berasal dari luar Malang bahkan luar negeri. Seperti halnya pada program sebelumnya yang diikuti oleh peserta asal Singapura hingga Korea.

Pelaksanaan periode kedua ini, Boarding School TQT diikuti 35 peserta dari Trenggalek, Situbondo, Pati hingga Bekasi. Sama halnya dengan berlibur peserta merasakan nuansa gembira selama mengikuti acara yang dihelat dari tanggal 22 hingga 30 Desember 2017.

Mereka diajak menghafal kisah Nabi Yunus, Zakariyah dan Maryam di Rumah Singgah Sihabudin, Malang. Metode menghafal yang diajarkan di TQT ini tidak hanya membuat mereka hafal namun juga memahami maknanya.

Peserta juga merasakan kemudahan menghafal dengan metode TQT, mulai dari menonton film kartun yang mengisahkan cerita Nabi dalam Al Quran, belajar kosa kata bahasa Arab beserta artinya, belajar nyanyian yang sarat dengan kisah-kisah Nabi. Selain, disisipkan kegiatan outbound sebagai pelengkap kegembiaraan untuk memecah kejenuhan dalam menghafal Al Quran.

Di akhir kegitan, peserta TQT harus dimunaqosyah yang digelar di Rusunawa UMM. Saatnya para peserta diuji hafalannya. Wali dari peserta dipersilakan mengetes langsung hafalan anaknya.

Usai sesi tanya jawab, hadirin diingatkan akan kemuliaan orangtua yang berhasil mendidik anaknya, kelak di surga mereka akan mendapat mahkota yang bercahaya. Suasana haru pun mulai terbangun.

Apalagi, peserta dipanggil ke atas panggung untuk memakaikan mahkota kepada orangtua masing-masing. Tangis pun pecah saat salah satu peserta orangtuanya sudah almarhum sehingga digantikan oleh orang lain.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help