Surya/

Kuliner

Umumnya Nugget Berbahan Daging Ayam, bagaimana jika Daging Lele Dijadikan Olahan Nugget?

Sebagian masyarakat Indonesia tentu tahu apa itu nugget. Makanan yang biasanya diolah menggunakan daging ayam.

Umumnya Nugget Berbahan Daging Ayam, bagaimana jika Daging Lele Dijadikan Olahan Nugget?
surya/pipit maulidiya
Seorang pekerja menata olahan nugget lele. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sebagian masyarakat Indonesia tentu tahu apa itu nugget. Makanan yang biasanya diolah menggunakan daging ayam ini, seringkali menjadi idola bagi anak-anak. 

Mengingat rasanya yang gurih dan nikmat kala disantap dengan nasi hangat.

Yudha Andayana, pencetus dan owner olahan nugget lele ini megungkapkan, ide bisnisnya itu bermula dari banyaknya stok ikan lele yang tersisa dari bisnisnya fillety daging ikan lele bermerek 'Kumis Lele'.
 

"Saya kan punya usaha olahan daging lele lainya, pada saat itu, karena sisa lumayan banyak mulailah iseng-iseng buat eksplore. Sehingga sampai muncul pikiran, gimana kalau dibuat nugget aja," ujar alumnus Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Surabaya ini, (4/1/2018).

Daging lele yang digunakan pun sebenarnya dalam keadaan masih sangat bagus, hanya saja Yudha ingin menjual fillet daging ikan lele segar. Jika masih tersisa, akan digunakan untuk nugget lele.

Nugget ikan lele menurut Yuda bisa jadi alternatif pilihan para orang tua untuk memberikan asupan nutrisi, ketika sang buah hati tidak terlalu doyan makan ikan.

"Menurut hasil studi saya dan bersama rekan, lele itu ternyata memiliki kadar gizi yang cukup tinggi. Mulai kandungan seperti omega 3 yang baik untuk perkembangan otak, terdapat juga protein untuk pembaharuan sel, serta kalori untuk memasok energi tubuh kita. Rasanya juga gurih, tidak kalah deng daging ayam," jelasnya.

Nugget lele bermerek 'Kumis Lele' ini sudah memiliki kemasan yang menarik dengan vakum nol udara. Sehingga tahan beberapa hari.

Ada dua varian nugget lele 'Kumis Lele' yaitu isi 10 dan 20 potong, masing-masing dibanderol dengan harga Rp 14 ribu hingga Rp 35 ribu.

"Konsumen kami, mayoritas mengatakan sangat terbantu untuk menyediakan menu bekal makanan untuk anak-anak ke sekolah. Nugget ini kan sebenarnya snack food, jadi keunggulannya adalah bisa dibuat lauk bersanding nasi putih, atau cukup disajikan sebagai cemilan," katanya.

Kini Yuda masih menjual nugget lele di tempat produksinya, Jalan Panjang Jiwo 6 Surabaya. Rencananya mereka akan memasuki pasar swalayan di Surabaya dan kota-kota lainnya.

"Kemarin juga barusan ekspor ke luar provinsi, tepatnya di Jogja. Kami juga tengah fokus untuk melebarkan pasar di sana, karena hal ini masih merupakan tester, jadi kami hanya mengirimkan sebanyak 60 pack dulu untuk mengetahui respon pasar," tambahnya. 

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help