Berita Tulungagung

Dianggap Lalai dan Mengakibatkan Kecelakaan, Sopir Bus Pariwisata di Tulungagung Jadi Tersangka

Penyidik Unit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung menetapkan sopir bus wisata yang celaka di Tulungagung sebagai tersangka.

Dianggap Lalai dan Mengakibatkan Kecelakaan, Sopir Bus Pariwisata di Tulungagung Jadi Tersangka
surya/david yohannes
Kondisi bus pariwisata yang mengalami rem blong. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Penyidik Unit Laka Lantas, Satlantas Polres Tulungagung menetapkan sopir bus wisata AG 7950 UR, Palil (40) sebagai tersangka.

Palil dinilai melakukan kelalaian dan menyebabkan tabrakan beruntun di akses ke Pantai Gemah, Senin (1/1/2018) lalu.

Kanit Laka Lantas Polres Tulungagung, Inspektur Polisi Dua (Ipda) Dion Fitrianto mengatakan, pihaknya sudah melakukan gelar perkara.

Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan terhadap bangkai bus, disimpulkan Palil melakukan kelalaian. Sopir asal Desa Banaran Wetan, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk ini kemudian ditetapkan sebagai tersangka.

“Misalnya rem tangan tidak berfungsi, dan ada tabung minyak rem yang kosong. Seharusnya itu menjadi tanggung jawab sopir sebelum menjalankan kendaraan,” terang Diyon, Rabu (3/1/2018).

Meski berstatus tersangka, penyidik tidak menahan Palil. Alasannya ayah tiga anak ini bersikap kooperatif. Palil masih menjalani pemeriksaan lanjutan.

Sementara Palil mengaku pasrah setelah dijadikan tersangka. Menurutnya, proses hukum ini sudah menjadi resiko orang yang bekerja di jalanan. “Pihak perusahaan pasti akan membantu, karena saya ibarat anaknya,” ujar Palil.

Palil mengaku sudah empat tahun bekerja sebagai sopir travel. Selama empat tahun itu, mobil palil pernah terguling. Namun ketika itu mobil yang digunakan hanya mobil keluarga yang kecil.

Palil juga pernah membawa bus panjang ke Sumatera. Bus yang dikendarainya ditabrak motor, hingga masuk ke ralam bus. Namun tabrakan di Pantai Gemah adalah pengalaman yang paling membuatnya takut, sebab dalam kejadian itu begitu banyak korban.

“Saya sudah berusaha agar tidak jatuh korban. Pilihannya memang menabrakkan ke mobil yang di depan, karena kalau masuk lajur kanan malah banyak sepeda motor. Akibatnya pasti lebih buruk,” ucap Palil.

Senin (1/1/2018) bus yang dikemudikan Palil mengalami rem blong saat di turunan terakhir sebelum pintu masuk Pantai Gemah, di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki. Bus pariwisata ini meluncur bebas dan menabrak Izusu Elf L 7018 LS hingga terguling.

Bus kemudian menabrak Izusu Elf L 7467 GA, dan Izusu Elf AG 7164 YA. Mobil terakhir terdorong dan menabrak Daihatsu Luxio AG 1933 VU. Bus juga menabrak Honda Vario AG 5532 UQ dan Yamaha Vixion AG 5773 DV.

Bus akhirnya berhenti setelah menabrak patok pembatas jalan. Akibat Kejadian ini delapan orang mengalami luka ringan, dua orang patah tulang dan seorang anak mengalami luka bakar. Diduga anak ini kena air panas dari termos yang meledak saat tabrakan. 

(Rem Bus Pariwisata Blong di Pantai Gemah Tulungagung Hantam Empat Mobil, Begini Nasib Penumpangnya)

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help