Berita Gresik

Bela Aktivis yang Jadi Terdakwa, Aktivis Mahasiswa Ngaman di Depan PN Gresik

Mahasiswa simpatisan aktivis pengunjuk rasa proyek revitalisasi Alun-alun Gresik mengamen di pintu gerbang Pengadilan Negeri (PN) Gresik.

Bela Aktivis yang Jadi Terdakwa, Aktivis Mahasiswa Ngaman di Depan PN Gresik
surabaya.tribunnews.com/sugiyono
Sejumlah mahasiswa di Gresik menggelar aksi simpatik dengan mengamen di depan gedung PN Gresik, Rabu (3/1/2018). 

SURYA.co.id | GRESIK - Mahasiswa simpatisan aktivis pengunjuk rasa proyek revitalisasi Alun-alun Gresik mengamen di pintu gerbang Pengadilan Negeri (PN) Gresik, Rabu (3/1/2018)

Aksi simpatik itu mereka lakukan untuk mendukung para pengunjuk rasa yang hari itu menjalani persidangan sebagai terdakwa.

Mereka yang dijadikan terdakwa itu adalah Fajar Rosyidi (23) dari pedagang Kaki Lima (PKL), Rizqi Siswanto (22), mahasiswa Universitas Muhammadiyah Gresik sekaligus aktivis PMII, dan Abdul Wahab (43) aktivis LSM.

Selain itu, juga untuk menyindir proyek revitaslisasi alun-alun Gresik yang menelan dana miliaran Rupiah.  

"Semoga hasil mengamen ini bisa membantu proyek revitalisasi Alun-alun Gresik yang menelan dana miliaran rupiah. Padahal anggaran proyek tersebut lebih baik digunakan untuk pengentasan kemiskinan, pendidikan dan perbaikan jalan berlubang," kata Budi, kader PMII Kabupaten Gresik.

Namun, hasil dari ngamen tersebut tidak menghasilkan banyak uang. Hanya terkumpul beberapa ribu.

"Dapat recehan, nanti bisa membantu teman-teman," katanya.

Sementara itu, dalam persidangan, Jaksa Penuntut Umum dari Kejaksaan Negeri Gresik menolak seluruh eksepsi kuasa hukum tiga terdakwa pengunjuk rasa dari forum cagar budaya Gresik di Alun-alun.

"Eksepsi penasehat hukum tidak dapat diterima. Penetapan terdakwa sudah sesuai hasil penyidik Polres Gresik," kata Hadi Sucipto dengan didampingi jaksa lainnya.

Diketahui, forum peduli cagar budaya Gresik melakukan aksi penolakan proyek revitalisasi Alun-alun Gresik pada Juli 2017.

Unjuk rasa itu berbuntut laporan ke Polres Gresik oleh anggota Satpol PP Kabupaten Gresik.

Laporan dibuat karena aksi itu menyebabkan robohnya pagar Pemkab Gresik.

Penulis: Sugiyono
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help