Road to Election

Pilgub Jatim, Yenny Wahid Masuk dalam Komunikasi 3 Parpol

Nama Yenny Wahid menjaid salah satu nama yang akan turut dibicarakan oleh koalisi poros emas dalam Pilgub Jatim.

Pilgub Jatim, Yenny Wahid Masuk dalam Komunikasi 3 Parpol
ist
Bacagub Jatim, Yenny Wahid (tengah) bertemu dengan Prabowo Subianto, Ketua Umum Gerindra (kiri), Selasa (26/12/2017) silam di Jakarta. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tiga partai politik yang tergabung dalam koalisi Poros Emas rencananya akan melakukan pertemuan politik malam ini, Selasa (2/1/2018).

Pertemuan yang berlangsung di Jakarta tersebut mengagendakan pembahasan komposisi calon gubernur dan wakil gubernur Jatim yang akan diusung.

Menariknya, figur Yenny Wahid kemungkinan besar masuk di dalam pembicaraan tersebut. Selain Yenny, ada tiga nama lain yang juga ikut dibahas dari pertemuan Gerindra, PAN, dan PKS ini.

"Memang nama ibu Yenny Wahid juga ikut mengemuka dalam pembahasan di internal partai Gerindra. Bahkan, beliaunya juga telah bertemu dengan Pak Prabowo (Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra) secara langsung di Jakarta," ujar Wakil Ketua DPD Gerindra Jatim, Hendro Tri Subiantoro kepada Surya, Selasa (2/1/2017).

(Yenny Wahid Masuk Survei Internal PAN untuk Pilgub Jatim, ini Hasilnya)

Pertemuan Prabowo dengan Yenny Wahid tersebut dilakukan di Jakarta, Selasa (26/12/2017). Pertemuan tersebut dilakukan dua hari pasca pembahasan poros emas juga di tingkat DPP, Minggu (24/12/2017).

Kuat dugaan, pemilik nama lengkap Zannuba Ariffah Chafsoh Rahman Wahid ini tak hanya diusulkan oleh Gerindra. Namun, juga oleh partai lain, di antaranya PAN.

"Hari Selasa ada pertemuan dengan Mbak Yenny, dua hari pasca pertemuan tiga partai. Namun, di dalam pertemuan dengan Mbak Yenny itu, belum diambil keputusan apapun," Jelas Hendro.

Dengan mencuatnya nama putri Presiden Ke-4 RI, Abdurrahman Wahid, ini maka bursa calon Gubernur di poros ini bertambah menjadi empat orang. Selain Yenny, ada nama kader Gerindra, Moreno Soeprapto (Angota DPR RI), juga masuk dalam pembahasan tersebut.

Sementara untuk dua nama yang lain, ada kader PAN, Anang Hermansyah (Anggota DPR RI) dan Suyoto (Bupati Bojonegoro). "Dua nama terakhir ini juga sudah disodorkan sejak awal," ujar Hendro.

Ditambahkan oleh Hendro, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada DPP terkait rekomendasi yang akan diberikan tersebut.

"DPD sudah tidak dalam posisi untuk bersikap. Posisi DPD adalah menunggu perintah dari DPP," imbuhnya.

Namun, DPD sebelumnya telah memberi masukan dan rekomendasi kepada DPP. "Termasuk perkembangan dinamika politik, terutama dalam menjelaskan masing-masing figur tersebut," ujarnya.

Hendro tetap otomistis bahwa koalisi ini akan melahirkan poros baru di Pilkada mendatang. Sekaligus menjadi pesaing dua poros yang suda ada terlebih dahulu, poros Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas maupun Khofifah Indar Parawansa-Emil Elestianto Dardak.

"Semoga besok (3/1/2018) sudah ada nama. Sehingga konsolidasi kader hingga pembentukan kerja pemenangan bisa segera dimulai," pungkas Hendro yang membawahi bidang komunikasi DPD Gerindra Jatim ini. 

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help