Berita Lamongan

Penjelasan Kepala SMA 3 Lamongan Soal Siswi Kirim Surat ke Ahok Gara-gara Ijazahnya Ditahan

Surat yang sempat viral itu ditulis oleh siswinya berinisial FM (18), warga Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kota Lamongan, Lamongan.

Penjelasan Kepala SMA 3 Lamongan Soal Siswi Kirim Surat ke Ahok Gara-gara Ijazahnya Ditahan
KOMPAS.com/Hamzah
Kepala SMA Negeri 3 Lamongan Wiyono (kiri), saat memberikan keterangan kepada pers. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Kepala SMA Negeri 3 Lamongan Wiyono mengakui, penulis surat untuk mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama ( Ahok) yang ditahan di Mako Brimob, Depok, adalah siswinya.

Surat yang sempat viral itu ditulis oleh siswinya berinisial FM (18), warga Jalan Kusuma Bangsa, Kecamatan Kota Lamongan, Lamongan, Jawa Timur (Jatim).

"Memang siswi saya, angkatan (alumni) 2016/2017," ujar Wiyono saat ditemui di kantor UPT Dinas Pendidikan Provinsi Jatim cabang Lamongan, Jalan Kombes Pol M Duryat, Selasa (2/1/2018).

Baca: Setelah FM Siswi SMA 3 Lamongan Tunjukkan Surat dari Ahok, Sikap Kepala Sekolah Seperti Ini

Baca: Kondisi FM, Siswi SMA 3 Lamongan Memprihatinkan Setelah Surati Ahok, Trauma Pegang HP. Kenapa?

Baca: Ijazah Siswi SMA Lamongan Ditahan Sekolah, Diluar Dugaan Ahok Masih Bisa Melakukan Ini dari Penjara

Saat dikonfirmasi apakah FM sebelumnya pernah ke sekolah untuk menanyakan ijazahnya, Wiyono mengatakan, hanya satu kali selepas Ujian Nasional (UN) dilaksanakan.

"Setelah ujian, baru pertama kali datang saat itu aja, tanggal 28 (Desember). Dia datang bersama walinya (kakak), dan bilang menang lomba puisi Ahok," jelasnya.

Sebelumnya, cerita siswa SMA di Lamongan yang akan dibantu Ahok lantaran ijazahnya ditahan pihak sekolah karena belum melunasi tunggakan uang sekolah menjadi perbicanangan hangat di dunia maya. 

Ahok disebut akan memberikan bantuan melalui salah satu staf pribadinya, Natanael Ompusunggu.

Halaman
12
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help