Berita Lamongan

Ngeri, Pria Pasuruan Diculik dan Dibekap, Lalu Dibuang di Hutan Lamongan, Modusnya. . .

Ngeri. Pria Pasuruan diculik dan dibekap, lalu dibuang ke Hutan Lamongan. Seperti ini modusnya...

Ngeri, Pria Pasuruan Diculik dan Dibekap, Lalu Dibuang di Hutan Lamongan, Modusnya. . .
surya/hanif manshuri
Warto, tukang tambal ban asal Pasuruan yang dirampok dan dibuang di Kembangbahu Lamongan, Selasa (2/1/2017) 

SURYA.co.id | LAMONGAN - Polres Lamongan kini tengah disibukkan kasus penculikan warga Pasuruan, yang kemudian dibuang ke wilayah hukum Lamongan.

Adalah Warto (51), warga Dusun Kepulungan, Desa Gondang, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, yang dibekap dan dibuang di Lamongan.

Ia ditemukan warga di hutan Dusun Kalibodo, Desa Kaliwates, Kecamatan Kembangbahu, Lamongan, Senin (1/1/2018) malam sekitar pukul 20.15 wib, dalam kondisi tangan terikat, mata dan mulut di lakban.

Korban Warto, selain punya kerjaan sebagai tukang tambal ban, juga mempunyai sampingan rental mobil boks di depan pabrik minumam Coca Cola Gempol, Pasuruan.

Warto, tukang tambal ban asal Pasuruan yang dirampok dan dibuang di Kembangbahu Lamongan, Selasa (2/1/2017)
Warto, tukang tambal ban asal Pasuruan yang dirampok dan dibuang di Kembangbahu Lamongan, Selasa (2/1/2017) (surya/hanif manshuri)

Kasus ini berawal saat korban didatangi orang yang tidak dikenal, Senin (1/1 /2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Orang tersebut menawarkan kepada korban Warto untuk memuat jelly dagangan miliknya.

"Saya tidak curiga sama sekali, kalau orang itu berbuat jahat," kata Warto kepada penyidik Polres Lamongan, Selasa (2/1/2018).

Karena tidak ada kecurigaan apapun, korban kemudian mengajak pelaku berangkat bersama mengendarai mobil boks Daihatzu Grand Max box warna putih nopol W 9759 UT.

Dengan petunjuk pelaku, korban diajak mengambil muatan yang ada di sekitar pabrik Beton WK.

Setelahnya, korban diajak bertemu teman pelaku lainnya yang saat itu menunggu dan sedang mengendarai kendaraan mobil sejenis Honda Jazz atau Brio warna putih.

Halaman
12
Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help