Berita Surabaya

Dua Pria ini Rela Sewa Mobil hanya untuk Rampas HP Milik Teman Wanita, Modusnya bikin Ngeri

Saini (21) dan Achmad Albari (25) dimasukkan ke sel tahanan Polres Pelabuhan Tanjung perak Surabaya.

Dua Pria ini Rela Sewa Mobil hanya untuk Rampas HP Milik Teman Wanita, Modusnya bikin Ngeri
surya/Fatkhul alami
Kedua pelaku Saini dan Albari 

SURYA.co.id | SURABAYA - Saini (21) dan Achmad Albari (25) dimasukkan ke sel tahanan Polres Pelabuhan Tanjung perak Surabaya.

Kedua pemuda asal Jl Dukuh Bulak Banteng Surabaya ini merampas hanphone (HP) milik seorang perempuan yang tidak lain temannya, Rindawati.

Perampasan tersebut direncanakan secara matang oleh kedua pelaku. Mereka berdua menyewa mobil rental demi mendapatkan HP incaran milik korban. Selanjutnya, keduanya menjemput Rindawati.

"Korban diajak keliling oleh tersangka (Saini) pakai mobil rental itu," kata Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, AKP Ardian Satrio Utomo, Selasa (2/1/2018).

Saat korban sudah berada di mobil dan diajak ke tempat makan, lanjut Adrian, pelaku Saini melakukan perampasan HP ketika mobil melintas di Jl Endrosono Pinggir Sungai Surabaya.

Tapi korban berontak dan melawan. Tidak ingin aksinya gagal, Saini selanjutnya mencekik korban dan membawanya keluar mobil. Selanjutnya korban ditingal pergi oleh pelaku.

"Korban diturunkan paksa oleh pelaku. Korban terpaksa jalan kaki ke Polsek Semampir untuk melapor kan kejdaian yang dialami," terang Ardian.

Dari laporan tersebut, akhirnya Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melakukan penyelidikan. Hasilnya, petugas bisa mengetahui keberadan pelaku dan menyergap di rumahnya saat pulang dari pelarian.

Dari penyidikan, kedua pelaku itu melakukan perampasaan HP lantaran tidak memiliki uang untuk menebus motor dari tempat gadai.

"Motor saya terpaksa digadaikan, karena sedang butuh uang. Kemudian saat mau diambil, juga tak ada uang dan akhirnya merampas HP," aku salah satu pelaku, Albairi kepada polisi.

Kedua pelaku akan dijerat pasal berlapis. Mulai Pasal 365 KUHP (pencurian dengan kekerasan), 351 KUHP (penganiayaan) serta 362 KUHP (pencurian) dengan ancaman hukuman lebih dari 9 tahun.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help