Surya/

Berita Tulungagung

Diusir Warga Kampung di Tulungagung, Keluarga ini Berencana 'Wadul' Komnas HAM

Pria yang diusir warga dari desanya di Tulungagung ini berencana wadul ke Komnas HAM. Ini alasannya...

Diusir Warga Kampung di Tulungagung, Keluarga ini Berencana 'Wadul' Komnas HAM
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Heru Budi Setiawan (41) 'mengungsi' di tempat pakir Dinsos KBPPPA Tulungagung bersama ayah dan seorang temannya. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Heru Budi Setiawan (41) bersama istri dan anak-anaknya masih tinggal di tempat pakir sepeda motor Dinas Sosial Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos KBPPPA) Tulungagung.

Keluarga ini tidak punya tempat tinggal setelah diusir warga dan perangkat desa dari Dusun Mongkrong, Desa Winong, Kecmatan Kalidawir, Rabu (27/12/2017) silam.

Dinsos KBPPPA melalui Kabid Jaminan Sosial, Muyoto menyatakan, pihaknya masih mencari solusi untuk keluarga Budi.

Menurutnya, keluarga ini termasuk orang yang terlantar karena tidak punya identitas kependudukan.

"Untuk penanganan orang terlantar, Dinsos punya SOP-nya. Salah satunya dengan memulangkan ke daerah asalnya, yaitu di Lampung," terang Muyoto, Selasa (2/1/2018).

(Baca: Keluarga ini Diusir Dari Kampung oleh Warga di Tulungagung. Ini Alasannya. . .)

Sebelumnya Budi memang pernah menetap di Lampung, sebelum kembali ke kampung halaman ibunya di Kalidawir.

Alternatif lainnya Budi sekeluarga dititipkan ke saudara kandungnya yang ada di Campurdarat. Namun jika tidak ada yang siap menampung Budi sekeluarga, maka alternatif terakhir akan dikirim ke panti sosial.

Namun panti sosial ini milik Pemerintah Provinsi dan ada di Surabaya. Nantinya semua alternatif itu sepenuhnya akan ditanggung oleh Dinas Sosial.

"Biaya sepenuhnya Dinas Sosial yang akan menanggung. Misalnya kembali ke Lampung, akan kami antar sampai tiba di tujuan," tambah Muyoto.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help