Viral Media Sosial

Pria ini Terseret Ombak Pantai Selatan, Bukannya Dikasihani malah Dihujat Netizen gara-gara ini

Nyawa seorang pengunjung Pantai Parangtrits, Bantul, Yogyakarta hampir saja terancam.

SURYA.co.id - Nyawa seorang pengunjung Pantai Parangtrits, Bantul, Yogyakarta hampir saja terancam. 

Pengunjung pria berkaus hitam ini sempat terseret ombak pantai yang terkenal tinggi dan berbahaya. 

Kejadian itu disampaikan oleh seorang warganet dalam unggahan Facebook.

Pengguna akun Ayah Khansa itu memuji kesigapan Tim SAR dalam menyelamatkan korban sambil menyertakan videonya.

"Alhamdulillah, salut buat Tim SAR pantai Parangtritis yang dengan sigap berhasil menyelamatkan pengunjung yang terseret ombak. Korban yang kaus hitam," tulisnya di grup Info Cegatan Jogja, Minggu (31/12/2017).

Namun, warganet justru berfokus pada perilaku korban.

Mereka tidak mengasihaninya, tetapi justru menyayangkan sikap korban yang dinilai tidak taat peraturan.

Warganet pun membanjiri kolom komentar dengan menyebut bahwa musibah yang menimpa korban disebabkan oleh dirinya yang mengeyel.

Farid Freddyansah II: Dan terjadi lagi, kui wong ngenyel neh udu lur sing terseret?

Fury Rochmanto: Jenis orangnya aja ngeyel. Sudah tahu laut lagi enggak bersahabat, masih mandi di laut ke tengah-tengah.

Ari Haryanto: Diomongi kon ra adus neng laut do ngeyil (Sudah dibilang jangan mandi di laut, masih aja pada ngeyel).

Agung Decka Alves: Wis ono tulisane meso tetep ngeyel. Salut buat tim SAR (Sudah ada tulisannya, tetap saja ngeyel).

Murti Wardani: Kandani wis ono panggonane dewe-dewe. Renang ki nang kolam renang, adus nang kamar mandi, neng pantai ki ndelok pemandangan ro ombak wae, nek sangu gek digelar nek ora yo lek jajan nang warung.

Alhamdulillah nek ijik diparingi keslametan (Sudah dibilang semua ada tempatnya sendiri-sendiri. Renang itu di kolam renang, mandi dik= kamar mandi, di pantai itu lihat pemandangan sama ombak aja, kalau bawa bekal ya dikeluarkan, kalau enggak, ya beli di warung. Alhamdulillah masih diberi keselamatan). 

Editor: Musahadah
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help