Road to Election

Pernah Menjadi Rival, Ini Alasan Martono Mau Jadi Anggota Timses Khofifah-Emil

Mantan timses pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf di Pilgub Jatim sebelumnya kini jadi anggota timses Khofifah. Ini alasannya..

Pernah Menjadi Rival, Ini Alasan Martono Mau Jadi Anggota Timses Khofifah-Emil
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Mantan Ketua Timses Pakde Karwo-Gus Ipul, Martono ketika memberikan penjelasan beberapa waktu lalu di Universitas Surabaya (Ubaya). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim pemenangan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak hampir terbentuk. Secara mengejutkan, di dalam formasi tim tersebut, masuk nama politisi senior, Martono.

Martono adalah mantan ketua tim sukses (timses) pasangan Soekarwo dan Saifullah Yusuf di dua pilgub sebelumnya. Di bawah koordinasinya, pasangan yang dikenal dengan nama Karsa ini berhasil menduduki jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur dua periode berturut-turut hingga saat ini.

Dengan kata lain, Martono juga pernah memiliki pengalaman berrival dengan Khofifah di dua pilgub sebelumnya. Sebab, di periode yang sama, Khofifah juga pernah mencalonkan diri sebagai kandidat Gubernur Jawa Timur.

Lalu, apa alasan Martono pada akhirnya bergabung dalam tim pemenangan Khofifah-Emil? Pria yang kini menjadi salah satu pengajar di Universitas Surabaya (Ubaya) menyebut sosok Pakde Karwo (Soekarwo) menjadi alasan utamanya mengambil langkah politik ini.

Sebagaimana diketahui, Pakde Karwo selain menjabat sebagai Gubernur Jatim, juga merupakan Ketua DPD Demokrat Jatim. Partai Demokrat merupakan salah satu partai pengusung Khofifah-Emil.

"Saya mengenal Mas Karwo sudah puluhan tahun. Bahkan, jauh sebelum beliau menjadi Gubernur Jawa Timur," ujar Martono ketika dikonfirmasi, Senin (1/1/2018).

"Alasan kedua, saya menilai program berkelanjutan yang dibuat Pakde selama memimpin Jatim memang sesuai dengan harapan rakyat Jatim. Saya juga resect akan hal itu," jelasnya.

Alasan ketiga, ia juga menghormati keputusan partai yang juga pernah ia besarkan, Partai Golkar. Bersama Partai Demokrat dan Hanura, Golkar memang menjadi salah satu pengusung Khofifah-Emil.

"Meskipun bukan lagi pengurus partai, saya juga menghormati keputusan Golkar," tegas mantan Ketua DPD Golkar Jatim ini.

Dengan menjadi salah satu konsultan politik di tim pemenangan Khofifah-Emil, Martono siap membantu menyukseskan pasangan ini. "Insyaallah saya optimistis bisa membantu memberikan yang terbaik meskipun bukan lagi sebagai ketua," pungkasnya. 

(Bantah Jadi Ketua Timses, Martono Sebut Hanya Menjadi Tim Ahli Khofifah-Emil)

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved