Orang Jepang yang Diduga Punya Kelainan Gentayangan Cari Mangsa Bocah Jalanan, Begini Modusnya

Polisi membekuk AA alias Gonza (49), seorang warga negara Jepang, karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

Orang Jepang yang Diduga Punya Kelainan Gentayangan Cari Mangsa Bocah Jalanan, Begini Modusnya
ISTIMEWA
Tersangka AA alias Gonza (49), diciduk di tempat kerjanya, sebuah restoran Jepang di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. 

SURYA.CO.ID - Polisi membekuk AA alias Gonza (49), seorang warga negara Jepang, karena diduga melakukan pencabulan terhadap anak di bawah umur.

AA diduga mencabuli NC (12) dan JC (12) yang merupakan penjual tisu di kawasan Blok M, Jakarta Selatan.

"Kemarin kami sudah tangkap pelaku perantaranya yang berinisial Mamih D. Saat ini kami sudah melakukan penangkapan terhadap pelaku yang menggunakan, yaitu WNA Jepang inisialnya AA," ujar Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Mardiaz di Mapolres Meteo Jakarta Selatan, Sabtu (30/12/2017).

Mardiaz menambahkan, AA berprofesi sebagai koki di salah satu restoran Jepang yang ada di Jakarta.

Dia bisa mencabuli kedua korbannya setelah dibantu oleh seorang mucikari bernama Mamih D.

"Dari keterangan tersangka, dia mengakui bahwa betul telah melakukan pencabulan terhadap korban," ucap Mardiaz.

Kasus ini terungkap setelah polisi membekuk Mamih D beberapa waktu lalu.

Dia merupakan seorang mucikari yang biasa menjual anak di bawah umur kepada para warga negara asing yang tinggal di Indonesia.

"Terjadilah komunikasi antara tersangka (AA) dengan si Mamih D, akhirnya disepakati Mamih D ini bisa menyediakan anak-anak di bawah umur. Akhirnya dibawa ke hotel, lalu dilakukan pencabulan oleh tersangka (AA) kepada korban," kata Mardiaz.

Para korban dijual oleh Mamih D seharga Rp 2 juta. Dari harga tersebut Mamih D mendapat komisi sebesar Rp 400.000.

Halaman
12
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help