Berita Sidoarjo

Mobil Operasional Desa untuk Sidoarjo Akhirnya Direalisasikan

Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyerahkan ratusan Mobil Operasional Desa kepada para kades di Kabupaten Sidoarjo.

Mobil Operasional Desa untuk Sidoarjo Akhirnya Direalisasikan
surabaya.tribunnews.com/irwan syairwan
Mobil Operasional Desa yang diserahkan kepada para kepala desa di Sidoarjo. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Program Mobil Operasional Desa (MOD) untuk desa-desa di Kabupaten akhirnya direalisasikan.

Kamis (28/12/2017), Bupati Sidoarjo Saiful Ilah menyerahkan ratusan MOD tersebut kepada para kades di GOR Delta.

Saiful mengatakan mobil ini khusus untuk operasional desa, bukan untuk pemakaian pribadi kadesnya.

"Untuk membantu warga yang membutuhkan, kalau misal harus ke rumah sakit, atau keperluan tugas-tugas pemerintahan desa," kata Saiful.

Adanya MOD ini, lanjut Saiful, diharapkan meningkatkan kinerja pemerintahan desa. Ada 344 mobil yang diserahkan.

Namun, ada sembilan desa yang tidak mendapatkan MOD. Satu di antaranya menolak, yakni Desa Trosobo, sedang lainnya merupakan desa serta kelurahan yang terendam lumpur Lapindo.

Saiful menyatakan pihaknya menganggarkan Rp 69 miliar yang cair lewat PAK 2016. Dari anggaran itu, tiap desa mendapat Rp 202 juta untuk MOD tersebut.

"Jangan lupa dirawat, sebab ini bantuan dari pemkab," pesan Bupati.

Mobil tersebut seragam satu jenis, yaitu Suzuki APV Arena. Semuanya berwarna silver metalik. Di masing-masing sisi belakang mobil terdapat stiker Kendaraan Operasional Siaga Desa dan nama masing-masing desa.

Namun, MOD yang seragam satu merek ini tidak sesuai arahan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sidoarjo.

Kejaksaan menyatakan mobil tidak boleh monopoli satu merek karena dikhawatirkan akan terjadi penyelewengan.

Kendati demikian, Kepala Kejari Sidoarjo, Budi Handaka, belum bisa dimintai keterangan sampai berita ini ditulis.

Budi Handaka tidak menjawab panggilan telepon maupun pesan singkat yang dikirimkan.

Namun, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Keluarga Berencana ( PMD P3A KB) Sidoarjo, Ali Imron, menyatakan pengadaan MOD itu sudah sesuai juknis yang ditetapkan dalam Perbup Bupati. Dalam juknis itu tidak mengatakan tidak boleh satu merek.

"Juknisnya kendaraan minimal 1.300 cc, berjenis minivan, dan bisa menampung lebih dari tujuh penumpang. Pengadaan ini telah sesuai juknis tersebut," tandas Ali.

Penulis: Irwan Syairwan
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help