Surya/

Liputan khusus

News Analysis : Sembuhkan LGBT Perlu Melihat Psikodinamika, Ini Penjelasannya

Tingkat kesembuhan ini tergantung dengan motivasi dan dukungan keluarga. Selain itu, peran lingkungan juga ada.

News Analysis : Sembuhkan LGBT Perlu Melihat Psikodinamika, Ini Penjelasannya
pixabay
Ilustrasi gay 

dr Agustina Konginan SpKJ(K)
Psikiater dan Konsultan
di Liaison Psychiatry

SURYA.co.id | SURABAYA - Dari sudut pandang kami, psikiater, perlu dibedakan antara lesiban, gay dan biseksual dengan transgender.

Lesbian, gay, dan biseksual adalah gangguan orientasi seksual.

Secara fisik mereka normal. Hanya saja, orientasi seksualnya berbeda.

Contohnya, untuk kasus gay, lelaki seharusnya berorientasi seksual ke perempuan.

Tapi pada kenyataannya mereka menyukai sesama lelaki. Pun demikian dengan lesbian.

Sementara biseksual adalah yang orientasi seksualnya ke dua-duanya: perempuan sekaligus laki-laki.

Sementara transgender adalah mereka yang tidak suka dengan jenis kelamin aslinya.

Mereka tidak suka identitas gender dan jenis kelamin yang ditunjuk.

Sebagai contoh, seorang lelaki yang lahir sebagai lelaki dan beridentitas lelaki, tetapi dalam perkembangan secara psikologis merasa dirinya perempuan.

Halaman
123
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help