Surya/

Berita Banyuwangi

Prospek Bagus, Banyuwangi Kembangkan Buah Naga Organik

Buah naga organik bisa terjaga kualitasnya dengan rasa buah lebih manis dan tekstur lebih renyah.

Prospek Bagus, Banyuwangi Kembangkan Buah Naga Organik
surya/haorrahman
Petani buah naga di Banyuwangi 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Pemkab Banyuwangi mendorong pengembangan buah naga organik karena permintaan produk-produk organik yang terus meningkat.

“Saat ini kian banyak masyarakat yang ingin mengonsumsi produk sehat dan bebas residu berbahaya. Jumlah peminatnya terus membesar, bahkan nantinya bisa menyalip permintaan komoditas biasa yang non-organik. Kami juga menyiapkan outlet khusus produk organik di Bandara Banyuwangi,” kata Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Kamis (21/12/2017).

Anas mengatakan, Pemkab Banyuwangi memfasilitasi sekolah lapang kepada para petani buah untuk menjalankan praktik agrikultur yang baik atau good agricultural practices (SL-GAP), dan good handling practices (SL-GHP).

Dengan penanganan yang baik, buah naga organik bisa terjaga kualitasnya dengan rasa buah lebih manis dan tekstur lebih renyah.

“Nilai ekonomisnya lebih tinggi dari yang tidak organik. Selisihnya bisa Rp 4.000-5.000 di tiap kilogramnya, tentu lebih mahal yang non-organik,” kata Anas yang mencicipi langsung buah naga yang baru saja dipanen.

Kepala Dinas Pertanian Banyuwangi Arief Setiawan mengatakan, luas panen buah naga di Banyuwangi 2.283 hektare dengan produksi 117.709 ton.

“Banyuwangi adalah sentra buah naga nasional,” kata Arief.

Arief menambahkan, untuk pengembangan buah naga organik, saat ini Kelompok Tani Pucangsari telah mendapatkan sertifikat organik PRIMA yang menjamin mutu dan kemanan pangan.

“Banyuwangi juga mempunyai sejumlah komoditas organik yang telah tersertifikasi, terutama beras merah organik yang bahkan juga telah diekspor,” paparnya.

Ketua Kelompok Tani Pucangsari yang menggarap buah naga organik, Rukiyan, mengatakan, sejak awal penanaman pihaknya menerapkan cara yang memenuhi standar organik.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help