Berita Bisnis

Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Angkutan Barang Dialihkan Lewat Pantura

Pemerintah juga mengimbau pengemudi angkutan berat dan angkutan barang untuk tidak beroperasi sebelum Natal.

Libur Panjang Natal dan Tahun Baru, Angkutan Barang Dialihkan Lewat Pantura
surya/hanif manshuri
Kemacetan panjang di jalur double track Lamongan akibat hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (27/7/2017) dinihari. 

SURYA.co.id | JAKARTA - Angkutan barang yang menyebabkan kepadatan atau kemacetan di sejumlah jalan tol akan dialihkan ke jalur Pantura.

Pemerintah juga mengimbau pengemudi angkutan berat dan angkutan barang untuk tidak beroperasi sebelum Natal.

"Imbauan, tetapi kalau macet langsung kita singkirkan, atau dikandangkan. Dialihkan ke Pantura. Jadi ini bukan larangan, tidak dipaksakan," kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dilansir Antaranews di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Kementerian Perhubungan memprediksi kenaikan angkutan darat baik umum maupun pribadi diperkirakan mencapai 10 persen.

Adapun jalan tol yang tidak boleh dilalui angkutan barang selama masa pembatasan pengoperasian, yaitu Jalan Tol Jakarta-Cikampek, Cikampek-Brebes Timur-Cikampek-Cileunyi, Jagorawi, Bandara Soekarno-Hatta Sedyatmo, Merak, Bawen-Salatiga dan jalan negara Gilimanuk-Denpasar.

Dalam antisipasi kepadatan di jalan tol, Kemenhub berkoordinasi dengan Korps Lalu Lintas Polri untuk melakukan pengaturan, seperti sewaktu-waktu menghentikan kendaraan apabila terjadi kepadatan yang tidak bisa ditoleransi.

Sementara imbauan angkutan barang dan angkutan berat untuk tidak beroperasi dalam masa Angkutan Natal dan Tahun Baru 2018 dibagi menjadi dua.

Yaitu sebelum Natal pada 22-23 Desember 2017 dan Tahun Baru pada 29-30 Desember 2017.

Sebelumnya pada konferensi pers, Budi mengimbau barang-barang berat, seperti baja dan semen tidak diangkut selama masa pembatasan operasional barang.

Berita ini sudah tayang di kompas.com dengan judul : Natal dan Tahun Baru, Angkutan Barang Dialihkan ke Pantura

Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved