Berita Surabaya

2 Pencuri Tepergok Pemilik Motor lalu Diteriaki Malng, Dikejar Polisi Tak  Mau Nyerah, ini Akibatnya

Aksi Maskur (21) dan Irul (21) dalam pencurian sepeda motor harus terhenti di sel tahanan Polsek Gubeng Surabaya.

2 Pencuri Tepergok Pemilik Motor lalu Diteriaki Malng, Dikejar Polisi Tak  Mau Nyerah, ini Akibatnya
surya/Fatkhul alami
Polsek Gubeng memperlihatkan pelaku pencurian motor dan barang buktinya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Aksi Maskur (21) dan Irul (21) dalam pencurian sepeda motor harus terhenti di sel tahanan Polsek Gubeng Surabaya.

Pemuda asal Dukuh Bulak Banteng Perintis Surabaya ini diringkus atas keterlibatanya menggasak delapan motor selama satu bulan.

Pelaku menyikat motor pada November dan terakhir beraksi pada 14 Desember 2017.

Saat beraksi terakhirnya, pelaku menggasak Honda Beat warna biru putih L 2643 AG milik Hadi Yuda, warga  Jl Manyar Sabrangan Surabaya.

Kapolsek Gubeng Surabaya, Kompol Sudarto mengatakan, pelaku mengambil motor korban yang diparkir di depan rumah memakai kunci T dan selanjutnya didorong keluar rumah.

"Saat membawa motor ke luar, ternyata korban melihat kejadian itu dan sepontan berteriak maling-maling," sebut Kompol Sudarto, Kapolsek Gubeng, Selasa (19/12/2017).

Terikan korban ternyata  didengar tim Anti Bandit Polsek Gubeng yang sedang patroli tak jauh dari lokasi kejadian.

Akhirnya petugas langsung melakukan pengejaran tapi kedua pelaku kabur.

Tidak ingin buruannya lolos dari kejaran, polisi sempat memberi tembakan peringatan. Lantaran tidak diindahkan, polisi terpakasa menembak kaki salah satu pelaku, Maskur.

"Pelaku ini sudah melakukan aksinya sebanyak 8 TKP di beberapa tempat di Surabaya. Pelaku sepesialis curanmor," terang Sudarto.

Selain di Jl Manyar, pelaku beraksi di Gubeng, Sukolilo, Simokerto, dan Tambaksari.

Pelaku selalu memilih motor masih terlihat baru jenis matic, seperti Honda Beat dan Vario.

Kini petugas terus mengorek keterangan dari kedua pelaku. Biasanya, motor hasil curian dijual ke Sampang dengan harga bervasiasi, antara Rp 3 juta hingga Rp 4,5 juta.

"Melihat jenis dan tahun motor yang dicuri, kalau masih baru dijual dengan harga tinggi di Madura," terang Sudarto.

Dari ungkap ini, polisi menyita dua motor jenis Vario L 3837 QT, Beat L 2643 AG, beberapa kunci T dan kunci motor palsu serta STNK.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved