Berita Ponorogo

Menaker Hanif Dhakiri Meresmikan Pembangunan Perumahan untuk TKI di Ponorogo

Menaker Hanif Dhakiri meresmikan pembangunan perumahan untuk para TKI di Kabupaten Ponorogo, Senin (18/12/2017) siang.

Menaker Hanif Dhakiri Meresmikan Pembangunan Perumahan untuk TKI di Ponorogo
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Menaker Hanif Dhakiri (mengenakan helm, kanan) meletakkan batu pertama sebagai tanda pembangunan perumahan TKI di Ponorogo, Senin (18/12/2017). 

SURYA.co.id|PONOROGO - Pada peringatan Hari Buruh Migran Internasional Menteri Ketenagakerjaan, Hanif Dhakiri melakukan kunjungan kerja ke Ponorogo, Senin (18/12/2017) siang.

Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di Ponorogo, Dhakiri menghadiri acara peletakan batu pertama pembangunan perumahan bagi buruh migran atau TKI di Kelurahan Cokromenggala, Kecamatan Kota Ponorogo.

Menteri Dhakiri mengatakan, perumahan TKI merupakan instrumen penting untuk membantu pengelolaan remitansi.

"Perumahan TKI ini merupakan instrumen penting untuk membantu pengelolaan remintasi dari para pekerja migran atau TKI agar kebih produktif," kata Dhakiri saat ditemui usai acara seremonial peletakan batu pertama pembangunan perumahan khusus bagi TKI.

Dia mengapresiasi kelompok purna TKI yang mempunyai inisiatif membangun perumahan khusus bagi TKI. Dia mengatakan, inisiatif seperti inilah yang perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah.

"Kebetulan pembangunan TKI ini merupakan inisiatif dari kelompok TKI purna yang bekerjasama dengan pihak swasta dan perbankan, tentu pemerintah memberikan dukungan terhadap pembuatan atau pembangunan di Ponorogo ini," katanya.

Dikatakan Dhakiri, pemerintah juga memiliki program serupa melalui program Jaminan Hari Tua (JHT) dari BPJS Ketenagakerjaan. Dengan mengikuti program JHT paea TKI juha bisa mendapatkan kemudahan dasilitaa kredit rumah.

"Para TKI kita yang mengikuti program JHT, bisa dipakai untuk bisa mengakes rumah dan mendapatkan fasilitas kredit rumah dan sebagianya. Termasuk juga pemerintah kan juga terus meningkatkan aksess keuangan dan permodalan usaha bagi para TKI," jelasnya.

Dia menambahkan, tujuan bekerja ke luar negeri adalah untuk mencapai kesejahteraan TKI dan anggota keluarganya. Dia berharap kepada perusahaan pengembang agar besaran uang cicilan rumah tidak memberatkan para TKI.

Sementara itu, Koordinator Nasional Peduli Buruh Migran (PBM), Lily Pujiati menuturkan, rencananya akan dibangun 500 unit rumah tipe 36 dan tipe 45 di Kelurahan Cokromenggala, Kecamatan Kota Ponorogo.

Namun, pada tahap awal akan dibangun 50 unit sebagai pilot project. "Akan dibangun 50 unit dulu untuk tahap awal, sebagai pilot project. Kira-kira enam bulan selesai," katanya.

Dikatakan Lily, rumah tipe 36 akan dijual seharga Rp 172 juta. Sedangkan untuk tipe 45 akan dijual seharga Rp 250 juta.

Sedangkan perumahan khusus bagi TKI yang berada di Madiun sebagian telah selesai dibangun. Dari target pembangunan sebanyak 350 unit, 132 di antaranya sudah selsai dibangun dan terjual. 

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help