Berita Surabaya

250 UKM Surabaya Bakal Ramaikan Even Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan

Pemkot akan menggelar acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan yang akan diikuti oleh 250 pelaku usaha kreatif

250 UKM Surabaya Bakal Ramaikan Even Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan
SURYA Online/Fatimatuz Zahro
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya Widodo Suryantoro menjelaskan tentang Mlaku Mlaku Nang Tunjungan, Sabtu (16/12/2017) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Kota Surabaya memiliki daya tarik bagi wisatawan lokal dan mancangera untuk datang berkunjung. Pesona Surabaya sebagai jujugan wisatawan tersebut bisa dilihat dari angka kunjungan wisatawan yang bertambah setiap tahun. Bahkan, tahun ini, ada lonjakan besar angka kunjungan wisatawan ke Surabaya.

Meningkatnya angka kunjungan ini tidak lepas dari potensi wisata dan juga gelaran event-event yang digagas Pemerintah Kota Surabaya dan mampu menyedot animo masyarakat.

Seperti pekan depan, pemkot akan menggelar acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan, Selasa (19/12/2017) yang akan diikuti oleh 250 pelaku usaha kreatif.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya, Widodo Suryantoro menyampaikan, untuk tahun 2017, angka kunjungan wisatawan yang datang ke Surabaya, jauh melampaui target. Menurutnya, di tahun-tahun sebelumnya, ketika memasuki bulan Desember, angka kunjungan wisatawan rata-rata 17-19 juta orang.

"Tapi tahun ini kami sudah jauh melampaui target. Angka kunjungan wisatawan kini sudah mencapai 24 juta orang. Padahal biasanya di kisaran 17-19 juta orang," tegas Widodo Suryantoro di acara jumpa pers yang digelar di kantor Bagian Humas Pemkot Surabaya, Sabtu (16/11/2017).

Dikatakan Widodo, meningkatnya angka kunjungan wisatawan tersebut, selain Surabaya memiliki beberapa destinasi wisata menarik, juga karena Pemkot Surabaya seringkali menggelar event-event seperti ini.

"Termasuk event Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan ini, tentunya akan bisa menambah deret hitung wisatawan lokal maupun internasional. Acara ini bisa menjadi daya tarik wisatawan, terlebih digelar di Jalan Tunjungan yang merupakan ikon Surabaya," sambung Widodo.

Sebanyak 250 pelaku usaha kreatif di Surabaya yang aktif di program Pahlawan Ekonomi, akan berpartisipasi di acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan ini. Selain menjual produk-produk/oleh-oleh khas Surabaya yang sudah di re-branding, juga ada kuliner khas Surabaya. Tidak ketinggalan, ada acara hiburan seperti penampilan komunitas pengamen jalanan serta musik patrol.

Humas Pahlawan Ekonomi, Agus Wahyudi menyampaikan, acara Mlaku-Mlaku Nang Tunjungan akan digelar Selasa (19/12/2017) dari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Menurut Agus, 250 pelaku usaha kreatif yang terlibat di acara tersebut adalah mereka yang telah mengikuti re-branding/re-packaging tata rupa. "Ada 250 pelaku usaha kreatif yang ikut. Kami sebut usaha kreatif dan bukan hanya UKM karena ada yang tidak lagi masuk skala mikro," sebut Agus.

Dijelaskan Agus, pelaku usaha kreatif yang tampil di acara tersebut harus memenuhi beberapa syarat. Diantaranya memiliki produk unggulan, harus mengikuti road show serta menyerahkan laporan keuangan untuk mengetahui omzetnya berkembang atau tidak.

Dan, untuk memenuhi poin ini, Pahlawan Ekonomi bersinergi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). "Syarat lainnya, mereka harus memiliki Facebook Fanpage. Ini karena pelaku usaha kreatif harus sesuai dengan tiga target yakni go global, go digital dan go financial," sambung Yudhi.

Karena acara ini digelar di Jalan Tunjungan, pemkot melalui Dinas Perhubungan Kota Surabaya, telah menyiapkan rekayasan lalu lintas. Kabid Dalops dan Penindakan Dishub Surabaya, Trio Wahyu Bowo menyampaikan, Dishub akan mem-back up penuh kegiatan ini.

"Kami akan back up penuh acara ini. Untuk pengalihan arus, domain nya ada di Satlantas Polrestabes Surabaya," ujarnya.

Namun, berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilakukan, Trio menyebut akan ada beberapa rekayasa lalu lintas yang diterapkan. Di antaranya arus kendaraan dari arah Gemblongan, nantinya akan bisa belok ke Genteng Kali atau ke Praban. Lalu kendaraan dari arah Blauran yang menuju Siola, akan diarahkan ke Jalan Bubutan.

"Sementara untuk tamu yang akan menuju ke Hotel Majapahit, akan dilewatkan melalui Jalan Gubernur Suryo dan nanti akan ada jalur contra flow," sambung Trio.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help