Surya/

Berita Otomotif

All New Rush Dilaunching di Surabaya Tanpa Harga, karena Menunggu ini

Setelah launching Daihatsu Terios, Toyota Astra Motor (TAM) juga meluncurkan All New Rush yang mulai turun aspal 2018.

All New Rush Dilaunching di Surabaya Tanpa Harga, karena Menunggu ini
surya/sri handi lestari
All New Rush saat dikenalkan di pasar Surabaya, Rabu (13/12/2017), meski tanpa harga pasti, sudah menarik konsumen untuk inden hingga 110 unit. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Setelah launching Daihatsu Terios, Toyota Astra Motor (TAM) juga meluncurkan All New Rush yang mulai turun aspal 2018.

Saat launching di Surabaya pada Rabu (13/12/2017) di Pakuwon Mal, kehadiran seri ini tampil tanpa harga pasti.

"Kami masih menunggu kebijakan tarif pajak Biaya Balik Nama (BBN) kendaraan dari pemerintah di awal tahun 2018 mendatang yang biasanya naik. Sehingga harga All New Rush ini hanya kami perkirakan akan mengalami kenaikan maksimal Rp 3 juta dibanding seri Rush sebelumnya," kata Anton Jimmi S, Area Management Executive General Manager PT Toyota Astra Motor, saat ditemui disela acara launching.

Harga seri Rush lama di kota Surabaya, berada di kisaran antara Rp 249,8 juta hingga Rp 275 juta.

All New Rush memang disiapkan untuk seri baru di tahun 2018. Sepanjang tahun 2017,

Toyota sudah meluncurkan seri baru sebanyak enam macam. Mulai dari All New Innova, New Corolla Altis, New Agya 1.200, All New Fortuner IRD dan All New Voxy. Dan terakhir di penghujung tahun ini adalah All New Rush.

Seri baru Rush ini, menurut Anton, mengikuti pasar SUV Medium yang diikuti Rush yang terus tumbuh.

Namun All New Rush tetap memberikan fitur yang menarik dan memiliki nilai tambah.

Antara lain, mobil sporty dengan tujuh tempat duduk. Kemudian airbag untuk penumpang di baris kedua dan ketiga, sehingga ada enam airbag, dan fitur intertaiment yang tidak kalah menarik.

"Karena itu, dengan kenaikan harga yang diperkirakan di angka Rp 3 jutaan dibanding yang lama, respon pasar segmen SUV kami prediksi positif," lanjut Anton.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help