Grahadi

Press Release

Bude Karwo Minta Para Istri ASN Profesional dan Proporsional

Istri Gubernur Jatim, Bude Karwo, meminta agar para istri aparatur sipil negara di Jatim ikut mendukung kinerja suaminya.

Bude Karwo Minta Para Istri ASN Profesional dan Proporsional
ist/humas pemprov jatim
Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jatim, Nina Soekarwo (kedua dari kiri) memotong tumpeng dalam HUT ke-18 DWP Provinsi Jatim, Selasa (12/12-2017) 

SURYA.co.id | SURYA - Istri Gubernur Jatim yang juga penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Jatim, Nina Soekarwo, meminta para istri aparatur sipil negara (ASN) ikut mendukung kinerja suaminya sekaligus melindungi dan membimbing putera-puterinya dengan baik, sesuai adat dan budaya ketimuran. 

Hal tersebut disampaikannya pada resepsi HUT ke- 18 DWP Provinsi Jatim, di kantor Badan Pendapatan Provinsi Jatim, Surabaya, Selasa (12/12/2017).

Bude Karwo, panggilan akrab Nina Soekarwo berharap DWP Provinsi Jatim daoat menjadi organisasi istri ASN yang profesional dalam memperkuat peran perempuan dalam pembangunan bangsa, yang mampu memberikan banyak manfaat, baik untuk anggotanya maupun untuk bangsa dan negara.

Dalam kesempatan sama, Bude Karwo dia juga mengingatkan peranan DWP dalam menciptakan ketahanan keluarga, yakni sebagai pemeran utama dan pertama dalam pembelajaran putera-puterinya.

"Bagaimana melindungi dan melakukan pendekatan persuasif dari hati ke hati agar tidak terlepas dari pengawasan," ujarnya sambil menjelaskan pelaku tindak kekerasan dan pornografi biasanya muncul dari keluarga yang tidak harmonis.

Menurut Bude Karwo, perkembangan ilmu pengetahuan, sains dan teknologi membawa implikasi tersendiri.  Pengaruhnya luar biasa, baik positif maupun negatif.

Demikian pula, gempuran media sosial yang begitu gencarnya menebarkan nilai – nilai yang belum tentu sesuai dengan ajaran agama dan adat istiadat.

Bahkan fakta nasional menyebutkan bahwa indonesia menempati urutan teratas dalam dunia maya terkait kasus kejahatan seksual anak ‘child abuse material’ dari negara – negara di dunia.

Sedangkan data Yayasan Parinama Astha menyebutkan 70% video kekerasan dan pornografi terhadap anak di upload dari indonesia.

“Kita harus mendidik putera-puteri kita dengan pendekatan agama, adat istiadat, menciptakan kesejahteraan, menghadirkan keamanan atau kenyamanan untuk keluarga dan memberikan keadilan untuk seluruh anggota keluarga. Kita harus bisa menjadi sahabat sekaligus menjadi ibu bagi putera-puteri kita,” pesannya

Halaman
12
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved