Berita Olahraga

Tim Handball Putra Surabaya dan Tim Putri Sidoarjo Juara Handball Kejurda 2017

Tim putra Trenggalek berhasil meraih juara tiga setelah mengalahkan Kabupaten Gresik dengan skor 24 -18.

Tim Handball Putra Surabaya dan Tim Putri Sidoarjo Juara Handball Kejurda 2017
surya/dya ayu
Tim handball putra Surabaya juara Kejurda Handball 2017 di GOR Futsal Unesa. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Tim handball putra Surabaya dan tim putri Kabupaten Sidoarjo berhasil menjadi juara dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) Handball 2017 yang digelar Asosiasi Bola Tangan Indonesia (IBTI) Pengprov Jawa Timur (Jatim).

Bertempat di GOR Futsal Unesa, Kejurda yang digelar 4-7 Desember itu, keduanya berhasil mengalahkan enam daerah lainnya.

Pada babak perebutan juara tiga, tim putra Trenggalek berhasil meraih juara tiga setelah mengalahkan Kabupaten Gresik dengan skor 24 -18.

Di babak final yang berlangsung sengit, tim putra Surabaya menjamu Bojonegoro, kedua tim tampil sama-sama menyerang dan menekan, hingga pada babak pertama berakhir dengan skor 10-4.

Memasuki babak kedua, tim putra Surabaya berhasil tampil memukau hingga akhirnya mampu mengalahkan tim putra Bojonegoro dengan skor 33-17.

Dengan ini tim putra Surabaya berhasil menjadi juara dan Bojonegoro sebagai runner up.

Pada tim putri, Kabupaten Lamongan menempati posisi ketiga, setelah mengalahkan Kabupaten Bojonegoro dengan skor 13-7.

Dibabak final, Surabaya gagal mengawinkan gelar juara setelah tim putri Surabaya dikalahkan tim putri Kabupaten Sidoarjo dengan skor telak, 24-12.

Disampaikan I Made Sriundy Mahardika Ketua Umum Pengprov ABTI Jatim, Kejurda perdana yang digelar di Jatim ini terbilang cukup sukses, meski masih ada kekurangan dibeberapa aspek, namun ini dapat menjadi bibit atau awal kejuaraan-kejuaraan kedepan di Jatim.

"Kedepannya akan kami bagi untuk kelompok umurnya, inikan masih open. Nanti akan ada pembagian umur sesuai aturannya. Jadi semua umur bisa. Semoga ini berjenjang dan berkelanjutan sampai level tertinggi hingga nasional," ujar I Made Sriundy Mahardika, Jumat (8/12/2017).

Made menambahkan, pihaknya memastikan jika dalam cabor yang baru dua tahun masuk dan bergabung dengan KONI Jatim ini, tidak akan dijadikan sebagai alat politik seperti cabor lain pada umumnya.

"Bola tangan media yang bagus untuk bersosialisasi dan berprestasi anak-anak muda Indonesia dan Jatim khususnya. Yang penting ini tidak dijadikan ajang untung politik, banyak cabang digunakan untuk hal ini, dan cabor ini tidak. Kami akan membangun komitmen untuk menghindari hal itu. Ini sepenuhnya untuk komunikasi anak muda dan membangun bola tangan kedepan," tambahnya.

Selain perebutan gelar juara, ada beberapa kategori juara lainnya yakni Team Fair play dimenangkan oleh tim putra Gresik dan tim putri Bojonegoro serta Best management diraih tim putra Kediri dan putri Trenggalek.

Penulis: Dya Ayu
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help