Surya/
Home »

Bisnis

» Makro

Berita Ekonomi Bisnis

Perusahan Lensa Optik Asal Jerman Bidik Anak Muda Surabaya

Perusahaan optik asal Jerman, Zeiss bersama Optik Tunggal, melebarkan sayapnya dengan membuka jaringan di Surabaya.

Perusahan Lensa Optik Asal Jerman Bidik Anak Muda Surabaya
surya/sugiharto
Pengunjung mencoba frame kacamata di Zeiss Vision Center Tunjungan Plasa IV Surabaya usai resmi dibuka, Kamis (7/12/2017). Zeiss Vision Center di Surabaya ini merupakan yang ketiga di Indonesia. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Perusahaan optik asal Jerman, Zeiss bersama Optik Tunggal, melebarkan sayapnya dengan membuka jaringan di Surabaya, untuk pelayanan Zeiss Vision Center.

Gerai baru seluas 200 meter persegi di Tunjungan Plaza 6, itu menjadi gerai ketiga setelah dua gerai sebelumnya hadir di Plaza Indonesia dan Senayan City, Jakarta.

Tedd Ho, Commercial Head-Indonesia & Asia Distributor ‎Carl Zeiss Vision, mengatakan, potensi pasar Surabaya dalam gaya hidup menggunakan optik cukup besar.

"Pasar mulai meningkat dalam memakai produk optik. Apakah itu kacamata, lensa dan yang terkait lainnya," kata Tedd Ho, disela kegiatan talkshow & demo Feel the New Experience of Innovative Solutions from Zeiss Vision Center.

Zeiss mengembangkan dan mendistribusikan optik litografi, teknologi pengukuran, mikroskop, teknologi medis, lensa kacamata, kamera dan lensa cine, teropong dan teknologi planetarium.

Dari awal berdiri pada 1846, Zeiss selalu mencoba menciptakan produk-produk yang berkualitas. Usaha tersebut tidak sia-sia karena Zeiss kini menjelma menjadi produsen lensa terbaik di dunia.

“Nama-nama besar seperti Sony, Nokia, Rollei, dan Hasselblad merupakan perusahaan yang menggunakan teknologi Zeiss untuk kebutuhan optiknya,” ujar Tedd.

Kehadirannya di pasar Surabaya, Tedd membidik segmen anak-anak hingga anak muda di bawah usia 30 tahun. Bahkan untuk anak-anak, Zeiss mentargetkan tahun 2018 akan membuka optik khusus.

Menurut Tedd, anak-anak perlu mendapat perlakuan khusus dalam mendapatkan layanan terkait optik.

"Kami optimis akan tumbuh. Mengingat saat ini banyak anak-anak usia 5-6 tahun yang mengalami masalah pada lensa matanya, yang mengharuskan untuk menggunakan bantuan dalam kemampuan melihat secara jelas," lanjut Tedd.

Halaman
12
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help