Surya/

Berita Surabaya

Lebih Setahun Antre Operasi, Fania Senang Benjolan di Wajahnya Lenyap

Suara riang bocah memenuhi ruang konferensi RS Premier Surabaya. Tampak terlihat beberapa balita yang digendong ibunya.

Lebih Setahun Antre Operasi, Fania Senang Benjolan di Wajahnya Lenyap
surya/sulvi sofiana
Rafania Asyifa Cahya (18 bulan) bermain bersama ibu dan kakaknya usai menjalani operasi Craniofacial di RS Premier Surabaya, Kamis (7/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Suara riang bocah memenuhi ruang konferensi RS Premier Surabaya. Tampak terlihat beberapa balita yang digendong ibunya, salah satunya Rafania Asyifa Cahya (18 bulan).

Balita asal Gresik ini terlihat menikmati lagu dan animasi anak-anak di handphone milik ibunya. Sesekali ia meminta ibunya ikut menggerakkan tangan seperti dirinya yang menari.

Fania, sapaan akrab balita tersebut merupakan salah satu pasien Craniofacial yang baru saja menyelesaikan operasinya. 

Sejak berusia dua bulan, Fania telah menjalani observasi untuk penyedotan cairan otak yang menonjol di atas hidungnya.

Nur Aini (39), ibu Fania mengungkapkan, sebelum di operasi ia harus banyak bersabar.

Pasalnya banyak orang menghina kondisi fisik Fania yang tak lazim.

Beruntung keluarga dan suaminya yang bekerja sebagai satpam sangat mendukung pengobatan Fania,  termasuk mengantarkan Fania untuk menjalani pemeriksaan sebelum operasi.

"November kemarin operasi, saya sangat berterima kasih Fania bisa diberi kesempatan tumbuh normal seperti anak seusianya dengan dioperasinya benjolan cairan otak di hidungnya," ucapnya sambil menahan haru pada tim dokter RSUD dr Soetomo,  RS Premier Surabaya, yayasan Wings Peduli Kasih dan yayasan Citra Baru Surabaya saat dipertemukan bersama pasien pasca operasi Craniofacial, Kamis (7/12/2017).

Dikatakan Nur, selama ini anaknya cukup aktif dalam bermain. Hingga kadang benjolan di atas hidungnya tersebut cukup mengganggu aktivitas putri bungsunya.

Ia juga cukup khawatir saat mengetahui kondisi yang berbeda dialami anaknya ketika lahir.

Halaman
1234
Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help