Surya/

Berita Surabaya

Waspada, Muncul Modus Baru Curanmor di Surabaya, Manfaatkan Medsos, begini Alurnya

Ini peringatan bagi masyarakat Surabaya agar berhati-hati terhadap aksi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor).

Waspada, Muncul Modus Baru Curanmor di Surabaya, Manfaatkan Medsos, begini Alurnya
surya/Fatkhul alami
Hadi dan Andre diperlihatkan polisi Mapolrestabes Surabaya, Rabu (6/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Ini peringatan bagi masyarakat Surabaya agar berhati-hati terhadap aksi kejahatan 3C (curat, curas, dan curanmor). Foto : Hadi dan Andre saat siamankan si Satreskrim Polrestabes Surabaya. Keduanya melakukan tindak kejahatan curanmor secara online.

Kini muncul modus baru penjahat dalam beraksi di Kota Pahlawan. Modus baru tersebut diungkap Satreskrim Polrestabes Surabaya, Rabu (6/12/2017).

Dua komplotan yang diringkus polisi, yakni Hari Setiawan (34) dan Andre (30).

Kedua pria asal Jl Dukuh Bulu Lontar dan Jl Petemon Kali, Surabaya.

Awalnya dari laporan masyarakat yang mencurigai aksi jual beli motor hasil curian melalui media sosial (medsos) facebook (FB).

"Hadi memiliki peran sebagai penadah, sedang Andre sebagai perantara motor curian," sebut Wakasat Reskrim Polrestabes Surabaya, Kompol I Dewa Gede Juliana.

Hadi ditangkap di rumah kosnya Jl Dukuh Bulu Lontar Kec. Sambikerep karena menjadi penadah motor diduga hasil kejahatan.

Motor yang dimiliki Hadi jenis Honda Beat tahun 2014 tak ada nomor polisi dan surat-surat.

Selanjutnya, polisi yang melanjutkan  penggeledahan
menemukan 9 lembar STNK motor, 13 pelat nomor motor berbeda, KTP dan SIM C atas nama Yudi.

Kepada polisi Hadi mengaku membeli motor Honda Beat tahun 2014, warna merah seharga Rp 2,3 juta melalui perantara Andre dengan komisi Rp 200 ribu.

Halaman
12
Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help