Surya/

Berita Tulungagung

Muridnya Jadi Pelaku Pembuang Bayi di Tulungagung, Sekolah Beri Ampun

Seorang muridnya membuang bayi hasil hubungan seks dengan pacar, sekolah di Tulungagung ini masih memberi ampun. Seperti ini bentuknya...

Muridnya Jadi Pelaku Pembuang Bayi di Tulungagung, Sekolah Beri Ampun
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Bayi hasil hubungan gelap sepasang pelajar di Tulungagung. Polisi telah menangkap dua pelajar tersebut. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - KN (17) siswi yang membuang bayi hasil hubungan seks dengan pacarnya adalah pelajar di SMAN 1 Boyolangu, Tulungagung.

Meski dinilai mencoreng nama baik seolah, namun SMAN 1 Boyolangu memastikan, tidak ada sanksi untuk KN.

"Pihak sekolah justru berusaha tetap mengusahakan yang terbaik untuk siswi itu," ujar Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Boyolangu, Mu’arif.

Lanjut Mu'arif, KN masih berusia anak-anak dan berhak untuk tetap mendapatkan pendidikan.

Pihak sekolah akan menerima jika KN berniat melanjutkan pendidikan di salah satu sekolah favorit ini.

Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Boyolangu, Mu'arif.
Wakasek Kesiswaan SMAN 1 Boyolangu, Mu'arif. (surabaya.tribunnews.com/david yohanes)

(Baca: Pasangan Pelajar Pembuang Bayi Hasil Hubungan Gelap di Tulungagung Diciduk Polisi)

Namun di sisi lain Mu’arif juga mengaku kecolongan. Di tengah upaya pendidikan yang membentuk karakter, justru ada siswa yang terlibat pergaulan bebas.

“Yang pasti yang bersangkutan butuh waktu untuk memulihkan kondisi. Kami juga berkomunikasi dengan pihak keluarga, untuk memastikan mentalnya,” terang Mu’arif.

Sementara SMAN 1 Kedungwaru masih belum mengambil sikap, terkait siswanya, RZ (17), ayah dari yang dibuang.

Menurut Wakasek Bidang Humas, SMAN 1 Kedungwaru, Mardiyani, pihaknya masih menunggu proses hukum di kepolisian.

"Kami sudah kroscek ke yang bersangkutan. Selanjutnya kami masih menunggu proses penegak hukum," terang Mardiyani.

Senin (4/12/2017) sore, warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru dikejutkan dengan penemuan bayi perempuan yang masih lengkap dengan ari-ari.

Bayi merah itu digeletakkan begitu saja di saluran pembuangan air kolam ikan. Bayi malang ini ditemukan pekerja kolam, yang mendengar tangisannya.

Sehari berselang, Selasa (5/12/2017) polisi menangkap dua pelajar, KN (17) dan RZ (17).

Polisi langsung membawa keduanya ke lokasi penemuan bayi. Kini proses hukum keduanya masih berjalan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help