Surya/

Berita Surabaya

Manajemen Stikosa AWS Mudahkan Mahasiswa Tuntaskan Kuliah

Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikosa-AWS) memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2015 dari NQA. Ini keunggulannya...

Manajemen Stikosa AWS Mudahkan Mahasiswa Tuntaskan Kuliah
the 10th circle
ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi (Stikosa-AWS) memperoleh sertifikasi ISO 9001: 2015 dari NQA, sebuah lembaga sertifikasi independen yang mengaudit manajemen lembaga.

Sertifikasi ini merupakan pengakuan manajemen yang sudah berbasis teknologi.

Perubahan manajemen mulai dari keamanan hingga pemberkasan data mahasiswa ini tentunya memudahkan mahasiswa dalam menyelesaikan studi.

Sebab mahasiswa tak lagi kesulitan merencanakan kuliah yang diambil atau melihat track recordnya selama menempuh pendidikan secara online.

"Kali pertama di usia yang ke 53 tahun, kami mendapatkan ISO 9001 2015 terkait manajemen yang tersistematis yang diterapkan di kampus," kata Ketua Stikosa-AWS, Ismojo Herdono, Rabu (6/12/2017) .

Ditanya keuntungan dari adanya ISO itu bisa menunjukkan bahwa kelak pembangunan sistem budaya tertib administrasi serta Sistem Operasional  akan selalu menjadi indikator.

"Jelas penghargaan itu akan meningkatkan daya saing dan mudah mendapatkan kepercayaan dari mitra dan juga masyarakat," pungkas Ismojo 

Wakil ketua 1 bidang akademik, Suprihatin, mengungkapkan pihak kampus juga melakukan pengembangan dan review kurikulum 1 tahunan.  Sehingga bisa membantu mahasiswa menyelesaikan studi dengan cepat .

Tahun ini Stikosa AWS akan mewisuda 78 calon sarjana ilmu komunikasi dari jurusan broadcasting, jurnalistik, Public Relations pada Sabtu (9/12/2017).

Dari puluhan calon wisudawan itu pihak kampus komunikasi tertua di Indonesia Timur ini menjamin lulusannya siap bekerja di industri media era digital. Bahkan siap mengisi instansi pemerintahan serta Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

"90 persen calon lulusan telah bekerja sebelum lulus. Selain itu kami juga menjalin kerjasama dengan instansi dan perusahaan yang bertujuan untuk menepis anggapan bahwa lulusan sarjana ilmu komunikasi Stikosa AWS sulit bekerja, " tuturnya.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help