Surya/

Berita Surabaya

Dari 4 Terdakwa Pungli di Pelindo III hanya Seorang Dihukum, Firdiat Dianggap Bersalah Melakukan ini

Vonis pungli dwelling time PT Pelindo III yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan aneh, Rabu (6/12/2017).

Dari 4 Terdakwa Pungli di Pelindo III hanya Seorang Dihukum, Firdiat Dianggap Bersalah Melakukan ini
surya/anas miftakhudin
Terdakwa Augusto Hutapea saat mendengarkan vonis saat sidang berlangsung di ruang Garuda PN Surabaya, Rabu (6/12/2017). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Vonis pungli dwelling time PT Pelindo III yang disidangkan di Pengadilan Negeri (PN) Surabaya terkesan aneh, Rabu (6/12/2017).

Dari empat terdakwa kasus ini, hanya seorang yang dinyatakan terbukti bersalah.

Dia adalah Firdiat Firman, selaku Manajer PT Pelindo Energy Logistik (PEL).

Ia dinyatakan bebas dari dakwaan pemerasan tapi dinyatakan terbukti melakukan pencucian uang, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 UU Nomor 8 Tahun 2010.

Putusan bersalah itu dibacakan oleh majelis hakim yang diketuai Sigit Sutriono SH di ruang sidang Kartika.

"Menghukum terdakwa Firdiat Firman dengan hukuman 9 bulan dan 20 hari," tandas hakim Sigit Sutriono saat membacakan amar putusan.

Sedang dalam persidangan lain, hakim Anne Rusiana SH membebaskan terdakwa Rahmat Satria, selaku Dirut PT Terminal Peti Kemas (TPS) Surabaya.

Rahmat dibebaskan dari dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Tanjung Perak.

Pertimbangan putusan bebas terhadap Rahmat Satria juga patut dipertanyakan.

Padahal, dalam putusan bebas terdakwa lainnya, Djarwo Suryanto, terdakwa Rahmat Satria disebut-sebut paling berperan dalam pungli dwelling time itu.

Halaman
12
Penulis: Anas Miftakhudin
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help