Surya/

Liputan Khusus

Raya Porong Sering Banjir, Balai Besar Jalan Nasional akan Lepas Status Kepemilikan

Jika status jalan utama dipindah ke jalur arteri baru, jalan tersebut akan dialihkan ke pemerintah kabupaten.

Raya Porong Sering Banjir, Balai Besar Jalan Nasional akan Lepas Status Kepemilikan
surya/m taufik
Banjir di Jalan Raya Porong, sebuah mobil APV terendam air. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII berencana melepas status kepemilikan Jalan Raya Porong yang beberapa waktu lalu terendam banjir selama enam hari.

Apalagi BBPJN VIII kini juga punya tanggung jawab mengelola jalan arteri baru.

Kepala BBPJN VIII Ketut Darmawahana menjelaskan, ada dua kemungkinan penanganan jalan banjir di Porong.

Jika jalan itu masih akan dijadikan jalan utama, pihaknya akan merekonstruksi dan meninggikan jalan.

“(Peninggian) Ini pernah kami lakukan 3-4 tahun lalu. Tapi tiga tahun kemudian, jalannya turun,” kata Ketut, Senin (4/12/2017).

Status digunakan atau tidaknya jalur itu sebagai jalur utama ditentukan oleh direktorat di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat.

Pihaknya mengaku sudah menyampaikan kondisi yang ada ke pemerintah pusat. Keputusan soal itu pun masih ditunggu.

Sementara jika status jalan utama dipindah ke jalur arteri baru, jalan tersebut akan dialihkan ke pemerintah kabupaten.

Menurut aturan yang ada, tidak boleh ada dua jalan berstatus nasional yang beriringan atau rutenya sama.

“Kalau kita menangani jalan itu, sebenarnya karena administrasi saja. Karena manajemen makronya sudah dibuat dengan jalan arteri yang baru,” tambah Ketut.

Halaman
12
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help