Surya/

Liputan Khusus

Pengendara Motor Pilih Naik Tanggul untuk Hindari Banjir Jalan Raya Porong

Dia memilih melintas di atas tanggul lumpur Lapindo, sebagaimana petunjuk dari warga yang didapatkannya.

Pengendara Motor Pilih Naik Tanggul untuk Hindari Banjir Jalan Raya Porong
surya/m taufik
Rel kereta api di Porong, Sidoarjo, yang terendam banjir pekan lalu. 

SURYA.co.id | PORONG - Terendamnya Jalan Raya Porong pekan lalu, menyebabkan jalur kereta api (KA) lumpuh total selama enam hari.

Penumpang dari Surabaya terpaksa diangkut menggunakan bus menuju Stasiun Bangil, untuk melanjutkan perjalanan dengan kereta api menuju kawasan timur Jatim.

Demikian halnya Jalan Raya Porong, ditutup total. Semua kendaraan dialihkan melalui jalan arteri.

Sementara dari arah Malang, warga yang mengendarai sepeda motor bisa melintas di atas tanggul, mulai perintasan kereta api di Desa Siring.

Hal ini juga dilakukan Agus, warga Malang yang bekerja di Surabaya.

Hari Senin lalu, dirinya butuh waktu lima jam lebih mengendari motor dari Malang ke Surabaya.

“Padahal, biasanya hanya sekitar tiga jam sudah sampai,” tutur pegawai di sebuah perusahaan yang ada di kawasan Rungkut ini.

Dalam perjalanannya itu, Agus tidak berputar ke jalur arteri baru.

Dia memilih melintas di atas tanggul lumpur Lapindo, sebagaimana petunjuk dari warga yang didapatkannya.

Motornya naik ke tanggul dari pelintasan kereta api di Desa Siring.

Halaman
123
Editor: Titis Jati Permata
Sumber: Surya Cetak
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help