Surya/

Berita Banyuwangi

Inovasi Banyuwangi Kembali Jadi Terbaik, Anas Makin Pede Songsong Pilgub Jatim

Cawagub Jatim yang juga Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas kembali mendapat penghargaan. Itu akan dijadikannya modal di Pilgub Jatim.

Inovasi Banyuwangi Kembali Jadi Terbaik, Anas Makin Pede Songsong Pilgub Jatim
surabaya.tribunnews.com/haorrahman
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas (paling kanan) saat menerima penghargaan dari Gubernur Jatim, Soekarwo. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Calon Wakil Gubernur Jatim yang juga Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mematangkan materi kampanye dengan fokus pada mengolah beragam inovasi yang dilakukan Anas selama memimpin kabupaten di ujung timur Pulau Jawa tersebut.

Yang terbaru adalah Kabupaten Banyuwangi kembali masuk dalam jajaran penyelenggara program inovasi pelayanan publik terbaik. Dua inovasi Banyuwangi masuk jajaran terbaik di Top 25 Inovasi Pelayanan Publik Jatim, yaitu program Smart Kampung dan “Kembali ke ASI”.

Penghargaan diserahkan Gubernur Jatim Soekarwo kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Selasa (5/12), dengan disaksikan Deputi Kementerian PAN-RB Diah Natalisa.

“Inovasi adalah nafas bagi pemerintah daerah, karena hanya dengan itulah kita bisa meningkatkan pelayanan publik. Zaman now ini kan ekspektasi masyarakat tinggi, nah kalau tidak berinovasi, pemerintah daerah akan kelimpungan,” ujar Anas.

Anas mengatakan, sejumlah inovasi Banyuwangi setiap tahun juga masuk dalam jajaran inovasi terbaik tingkat nasional, termasuk ada tiga inovasi Banyuwangi yang mewakili Indonesia dalam ajang pelayanan publik tingkat dunia yang digelar PBB (United Nations Public Service Awards/UNPSA) di Belanda, yaitu program Sakina (pengurangan angka kematian ibu), Pujasera (perubahan perilaku sanitasi masyarakat), dan program Bayi Lahir Procot Pulang Bawa Akta yang memfasilitasi penerbitan akta kelahiran secara kilat.

Anas pun bakal menjadikan beragam inovasi Banyuwangi tersebut sebagai materi kampanye untuk meyakinkan publik Jatim.

“Jadi kita sudah survei, publik melihat pada kinerja. Apa yang sudah dilakukan, bukan yang akan dilakukan. Alhamdulillah Banyuwangi beberapa tahun terakhir ini kan jalan terus inovasinya, ya itulah bahan jualan kita. Ya makin optimistis lah, apalagi di lapangan luar biasa gerak tim pemenangan kita,” kata Anas yang berpasangan dengan Saifullah Yusuf (Gus Ipul) dalam Pilgub Jatim mendatang.

Program Smart Kampung sendiri, sambung Anas, memadukan antara pemanfataan teknologi informasi, peningkatan pelayanan publik, pengentasan kemiskinan, pendidikan-kesehatan, dan pembelajaran berbagai bidang. “Desa menjadi garda terdepan pelayanan publik, termasuk menjadi pusat aktivitas warga. Anak-anak berkesenian di kantor desa, belajar dan sebagainya,” ujarnya.

“Jadi ini datanya yang berjalan, bukan orangnya, sehingga warga desa terbantu,” imbuh Anas.

Inovasi pelayanan publik, imbuh Anas, berdampak pada peningkatan kesejahteraan sosial-ekonomi warga. Terbukti kemiskinan Banyuwangi turun drastis menjadi tinggal 8,79 persen, jauh di bawah rata-rata Provinsi Jatim dan nasional.

“Pendapatan per kapita warga Banyuwangi juga naik dari Rp 20 juta menjadi Rp 41 juta per orang per tahun. Jadi inovasi ini bukan hanya lips service, tapi berdampak ke kesejahteraan masyarakat,” pungkas Anas.

Penulis: Haorrahman
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help