Surya/

Berita Banyuwangi

Deputi Kemenpan RB : Jangan Malu Tiru Pelayanan Publik ke Banyuwangi

Banyuwangi langsung membuat Mal Pelayanan Publik, tempat pembuatan segala urusan administrasi dalam satu atap.

Deputi Kemenpan RB : Jangan Malu Tiru Pelayanan Publik ke Banyuwangi
surya/istimewa
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat menerima penghargaan inovasi pelayanan publik. 

SURYA.co.id | BANYUWANGI - Salah satu pelayanan publik di Jawa Timur yang disoroti ‎oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB), saat penyerahan Top 25 Pelayanan Publik Jawa Timur, adalah Banyuwangi.

Dalam Top 25 Pelayanan Publik Jawa Timur, dua inovasi Banyuwangi, Smart Kampung dan Ayo Kembali ke ASI, meraih penghargaan.

"Pemimpin Banyuwangi telah membuktikan komitmennya dalam peningkatan pelayanan publik," kata ‎Deputi Bidang Pelayanan Publik, Kementerian PAN-RB, Diah Natalisa‎, saat penyerahan Top 25 Pelayanan Publik Jawa Timur dan Jambore Inovasi Jawa Timur, di Hotel Santika, Surabaya, Selasa (5/12/2017).

Diah menceritakan, dia pernah bersama Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, mengunjungi Azerbaijan, untuk melihat secara langsung pelayanan publik di negara yang terkenal dengan pelayanan publiknya.

"Kami dari Kemen PAN-RB bersama Pak Anas pernah ke suatu negara untuk melihat pelayanan publik di sana. Ternyata setelah pulang, Pak Anas langsung menerapkan apa yang didapat di Banyuwangi. Ini membuktikan pemimpin Banyuwangi memiliki komitmen yang kuat untuk pelayanan publik," kata Diah.

Banyuwangi langsung membuat Mal Pelayanan Publik, tempat pembuatan segala urusan administrasi dalam satu atap.

Diah mengatakan banyak inovasi yang telah dibuat dan diterapkan di Banyuwangi.

Dua inovasi yang masuk Top 25 Inovasi Jawa Timur, merupakan di antara banyak inovasi yang dibuat Banyuwangi.

Sehingga menurut Diah, sangat layak Banyuwangi mendapat nilai A dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) oleh KemenPAN-RB. Banyuwangi menjadi satu-satunya kabupaten di Indonesia yang meraih SAKIP dengan nilai A.

Karena itu, Diah berharap agar daerah-daerah tidak hanya di Jawa Timur saja, untuk bisa menerapkan apa yang telah dilakukan oleh Banyuwangi.

"Jadi jangan malu untuk meniru pelayanan publik di Banyuwangi," tambah Diah.

Penulis: Haorrahman
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help