Surya/

Lifestyle

VIDEO- Wajah Berseri Berkat Lulur Madu Murni

Madu murni, tentu sebagian besar sudah tidak asing lagi dengan cairan kental dan memiliki rasa manis ini.

VIDEO- Wajah Berseri Berkat Lulur Madu Murni
surya/wiwit purwanto
Perawatan lulur madu murni. 

Reportase : Wiwit Purwanto |Surabaya

SURYA.co.id | SURABAYA - Madu murni, tentu sebagian besar sudah tidak asing lagi dengan cairan kental dan memiliki rasa manis ini.

Madu dihasilkan oleh lebah memiliki banyak manfaat untuk berbagai macam masalah kesehatan.

Selain itu madu juga sudah dipercaya sejak ratusan tahun lalu untuk digunakan dalam kesehatan dan juga pengobatan secara tradisional dan alami.

Bukan saja untuk kesehatan madu juga bermanfaat untuk kecantikan dan juga masih banyak manfaat lainnya yang dihasilkan oleh madu ini.

Manfaat madu untuk kecantikan ini menjadi lebih bermanfaat ketika dr Gery, penanggung jawab Estine Aesthetic Clinic, Mulyosari, mengolah madu murni yang didapat dari Kota Michigan, USA, menjadi sebuah lulur untuk perawatan kulit wajah dan segala permasalahannya.

"Banyak sekali manfaat yang ada salam kandungan madu murni, seperti protein, asam amino, mineral dan vitamin," jelas pria bernama lengkap Gerald Kusuma.

Menurutnya selain banyak manfaat, madu murni juga berfungsi sebagai antimikroba, mengobati luka bakar, menurunkan enzim H202, mengatasi penyakit kulit dermatitis, melembutkan kulit serta anti oksidan.

Melihat manfaat dan fungsi madu untuk kesehatan dan kecantikan kulit yang begitu banyak, dr Gerry membuat olahan madu murni itu dengan memberikan tambahan vitamin dan di olah secara steril untuk menjadi serum yang sangat berguna untuk perawatan kulit wajah.

Yang menarik madu murni yang sudah diolah ini juga berfungsi menurunkan ekspresi matrix metallo peptidase (mmp1).

"Ternyata madu murni ini menurunkan kandungan mmp1, yakni sel faktor di dalam kulit," katanya.

Di sini kata dr Gerry madu menjalankan fungsi untuk antiaging mengurangi keriput dan mendegradasi kolagen.

Berikut videonya:

Penulis: Wiwit Purwanto
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help