Berita Bangkalan Madura

Seorang Perempuan Terlibat Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online di Bangkalan

Polisi berhasil mengungkap pembunuh driver taksi online yang ditemukan tak bernyawa di Madura. Satu di antaranya adalah perempuan...

Seorang Perempuan Terlibat Perampokan dan Pembunuhan Driver Taksi Online di Bangkalan
SURYA.co.id/Ahmad Faisol
Mayat Ali Gufron dengan luka sayat di leher ditemukan warga terlentang di lahan kosong pinggir Jalan Dusun Kalkal, Desa Burneh, Minggu (26/11/2017). Saat ini, polisi telah membekuk empat pelakunya. 

SURYA.co.id | BANGKALAN - Satuan Reskrim Polres Bangkalan bertindak cepat usai mengetahui identitas Ali Gufron (23), driver taksi online yang tewas dengan leher digorok dan dibuang di ladang kosong pinggir jalan Kampung Kalkal, Desa Pamolangan, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Minggu (25/11/2017) silam.

Sebanyak empat tersangka ditangkap di lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan di Kecamatan Klampis pada Kamis (30/11/2017). Seorang diantaranya adalah perempuan.

"Mobil korban ditemukan di (Kecamatan) Klampis bersama dua tersangka. Seorang di antaranya perempuan," ungkap Kasatreskrim Polres Bangkalan AKP Anton Widodo, Senin (4/12/2017).

Penangkapan kedua dilakukan hari ini terhadap pelaku lainnya di Kecamatan Socah. Sementara pelaku terakhir mencoba kabur. Namun kemudian ditangkap di Nganjuk.

"Identitas para pelaku jangan dulu lah. Karena besok akan dirilis sekaligus digelar prarekontruksi di lokasi eksekusi," pinta Anton.

(Baca: Madura Gempar! Pria Tergeletak di Ladang Kosong Burneh Bangkalan, Kondisinya Mengerikan)

Salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Ali Gufron, pengemudi taksi online, saat ditangkap polisi, Senin (4/12/2017).
Salah satu pelaku perampokan dan pembunuhan terhadap Ali Gufron, pengemudi taksi online, saat ditangkap polisi, Senin (4/12/2017). (surabaya.tribunnews.com/ahmad faisol)

Seperti diketahui, Ali pamit mengantarkan penumpang menggunakan Toyota Avanza berwarna putih nopol L 5137 PT, Sabtu (24/11/2017) sekitar pukul 17.00. Nahas, ia malah tewas dengan luka menganga di leher.

Identitasnya baru diketahui tunangannya pada Senin (26/11/2017) malam melalui media sosial Facebook. Sementara mobilnya raib dibawa pelaku.

Mobil produksi 2017 itu baru dibeli korban 8 bulan yang lalu dengan cara mengangsur. Mobil tersebut kini berada di halaman Satreskrim Polres Bangkalan.

"Para pelaku ingin menguasai mobil itu. Mobil kami temukan saat hendak digadaikan," pungkas Anton.

Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved