Surya/

Berita Tulungagung

Oknum Guru di Tulungagung Menakuti Pelajar Kelas 6 SD Pakai Arit. Ini Alasannya

Seorang guru di Tulungagung jadi buah bibir banyak orang gara-gara menakuti pelajar SD dengan senjata tajam jenis arit. Kok bisa?

Oknum Guru di Tulungagung Menakuti Pelajar Kelas 6 SD Pakai Arit. Ini Alasannya
surabaya.tribunnews.com/david yohanes
Di sekolah inilah, EP, oknum guru di Tulungagung menakut-nakuti pelajar SD dengan menggunakan senjata tajam jenis arit. 

SURYA.co.id | TULUNGAGUNG - Ulah seorang guru berinisial EP tengah menjadi berbincangan di kalangan pengajar di Kabupaten Tulungagung.

Guru di salah satu SD Negeri di Desa Podorejo, Kecamatan Sumbergempol ini membawa sebilah arit ke SDN 2 Doroampel, kecamatan Sumbergempol.

Benda tajam itu dipakai untuk menakuti siswa kelas VI berinisial Zm (13).

Permasalahan ini bermula saat Zm mendorong teman perempuannya, Wd (13) yang tak lain adalah cucu EP.

“Tidak ada guru yang melihat kejadian itu. Karena saat itu para guru sedang ada latihan baris kreasi,” terang Kepala Sekolah SDN 2 Doroampel, Sudarwati, Senin (4/12/2017).

Lanjut Sudarwati, konflik antara Zm dan Wd terjadi hari Senin (21/11).

Jumat (24/11/2017) EP datang ke SDN 2 Doroampel, setelah sebelumnya memberi tahu lewat telepon. EP minta dipertemukan dengan Zm.

EP dan Zm dipertemukan di ruang kepala sekolah. Namun EP pamit keluar sebentar. Saat balik ke dalam ruangan, EP membawa sebilah arit.

Sudarwati pun terkejut dan khawatir dengan keselamatan Zm. Sudarwati dan guru kelas VI berusaha melindungi Zm. Namun saat itu EP beralasan hanya menakut-nakuti Zm.

“Saya sudah bilang, antara cucunya dia sama Zm sudah akur. Tidak perlu melakukan perbuatan yang berlebihan,” ucap Sudarwati.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help