Surya/

Liputan Khusus

Seperti ini Kerugian PT KAI Akibat Banjir Porong yang Merendam Rel Kereta

Salah satu pihak yang dirugikan oleh banjir di Porong, Sidoarjo, adalah PT KAI. Seperti apa kerugiannya?

Seperti ini Kerugian PT KAI Akibat Banjir Porong yang Merendam Rel Kereta
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Petugas PT KAI berusaha meninggikan rel kereta di jalur Porong, Selasa lalu. Tapi karena air semakin tinggi, jalur kereta pun tetap tak bisa dilintasi kereta api. 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Kereta api (KA) akhirnya bisa melintas di jalur Porong, pada Sabtu (2/12) pagi.

Sebelumnya, rel Porong-Tanggulangin tak bisa dilewati karena terendam banjir selama enam hari.

Kondisi ini mengingatkan kembali pada kejadian serupa di tahun 2015.

Menurut data PT KAI Daop 8 Surabaya, kerata pertama yang melintas pascabanjir adalah KA 90 Mutiara Timur.

Kereta tersebut bisa melintas dengan kecepatan maksimal 5 kilometer (km) per jam. Kereta ini bisa melitas setelah titik paling dalam air dari kop rel mencapai 3 centimeter (cm) pada pukul 04.00 WIB.

"Berbagai upaya terus dilakukan oleh PT KAI selama 6 hari ini, mulai dari meninggikan rel serta bekerja sama dengan berbagai pihak untuk dapat menormalisasi jalur kembali,” terang Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Gatut Sutiyatmoko.

Kedalaman air dari kop rel pernah menyentuh 104 cm pada Rabu (29/11) di titik terdalam. Kedalaman itu merupakan rekor dibanding banjir 2015.

Seingat Gatut, kedalaman air dari kop rel saat itu tak sampai 1 meter. Lama waktu penutupan jalur kereta api, lanjut dia, kurang lebih seminggu.

“Kondisi setahun yang (2016) lalu juga sama. Sempat tidak beroperasi tapi waktu itu hanya sebentar. Hanya beberapa jam saja. Kalau tidak salah, hanya 10 jam,” tambah dia.

Panjang rel yang terendam pada banjir kali ini juga sempat mencapai 1,2 km. Padahal, awal pertama banjir, panjang itu hanya 300 m saja.

Halaman
12
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help