Surya/

Liputan Khusus

Dampak Banjir di Jalan Raya Porong, Tanah Ambles 3 Cm Per Bulan

Banjir di kawasan Porong beberapa waktu lalu tak bisa dianggap remeh. Sebab, dampaknya terhadap kondisi tanah di sana luar biasa mengerikan.

Dampak Banjir di Jalan Raya Porong, Tanah Ambles 3 Cm Per Bulan
surabaya.tribunnews.com/m taufik
Truk bermuatan teh yang terjebak banjir di jalan Porong. Truk ini dalam perjalanan dari Malang menuju ke Surabaya. 

SURYA.co.id | SIDOARJO – Banjir di Jalan Nasional Sidoarjo-Porong yang menyebabkan jalan ditutup dan kereta api (KA) tidak bisa beroperasi, sebenarnya bukan hal baru.

Pada awal musim penghujan 2015, kejadian yang sama pernah terjadi.

Kala itu, banjir mengakibatkan jalan ditutup selama dua minggu.

Balai Besar Pelaksaan Jalan Nasional (BPJN) VIII pernah mengusulkan sejumlah solusi agar banjir serupa tak terjadi.

Salah satu usulannya ketika itu adalah agar jalan ditinggikan (rising) sekitar 1 meter.

“Tahun 2015 juga seperti itu, sehingga diusulkan untuk ditinggikan biar akses jalan Porong-Sidoarjo nggak terbengkalai, nggak macet. Terus nggak tahu, usulannya belum ada tindakan,” kata Suprijanto, Koordinator Pengawas Lapangan, awal pekan lalu.

Usulan meninggikan jalan sekitar 1 m itu dianggap realistis.

Pasalnya pada kondisi banjir yang terjadi saat ini pun, ketinggian air di titik terdalam jalan raya tak sampai 1 meter.

“Informasi terakhir hari ini adalah 70 sentimeter (cm),” tambah Suprijanto yang wilayah kerjanya meliputi Sidoarjo, Pandaan, Purwosari, Malang, dan Kepanjen.

Padahal, menurut informasi yang dia dapat dari Pusat Penanggulangan Lumpur Sidoarjo (PPLS), geometris tanah di ruas jalan tersebut juga turun 3 cm per bulannya.

Halaman
1234
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help