Surya/

Citizen Reporter

Biar pun Zaman Berubah, Kau Tetap Guruku Teladanku

lebih baik menjadi teladan dari pada berprestasi, sebab teladan sudah pasti berkarakter, sementara berprestasi belum tentu berkarakter..

Biar pun Zaman Berubah, Kau Tetap Guruku Teladanku
istimewa
ilustrasi 

Reportase Priyandono
Peserta Lomba Penulisan Naskah Buku PPK

       

GURU adalah sosok yang patut digugu dan ditiru. Mereka ibarat the living book. Mereka adalah teladan bagi murid-muridnya. Hari Guru Nasional (HGN) tahun ini mengusung tema Membangun Karakter melalui Keteladanan Guru.

Ada dua kata kunci dalam tema tersebut, yakni pendidikan karakter dan keteladanan guru. Ini selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), yakni Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Implementasi kebijakan ini di sekolah  menempatkan guru sebagai aktor utama.

Terkait dengan hal tersebut Direktorat Pembinaan Guru Pendidikan Menengah Subdit Kesharlindung menggelar lomba Penulisan Naskah Buku dengan tema PPK (Relijius, Nasionalisme, Integritas, Kerja sama dan Kewirausahaan) dan Lomba Inovasi Pendidikan Karakter Bangsa (Karbang).

Final kedua lomba ini digelar di Hotel Diraja Mampang Prapatan Jakarta, Kamis-Sabtu (23-25/11/2017) bersamaan dengan perayaan Hari Guru Nasional 2017.

Kasi Penghargaan dan Perlindungan, Romi Siswanto Hamzah mengungkapkan, lomba dimaksudkan untuk mendukung program prioritas Kemdikbud yang tengah getol mencanangkan PPK sebagaimana tertuang dalam Perpres 87/2017. Pria yang baru saja meraih gelar doktor itu menambahkan, hastag guruku teladanku mengisyaratkan guru merupakan model ideal dalam penanaman karakter siswa.

“Lebih baik menjadi teladan dari pada berprestasi, sebab teladan sudah pasti berkarakter. Sementara, berprestasi belum tentu berkarakter,” jelasnya

Final lomba Inovasi Karbang diikuti 78 peserta. Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari 1987 peserta yang mendaftar secara online. Kemudian diperas menjadi 200 peserta untuk mengikuti bimbingan teknis pendidikan dan yang lolos masuk grand final 78 peserta.

Sementara, lomba penulisan naskah buku PPK, dari 898 peserta yang mengirim naskah dalam jaringan terpilih 50 peserta untuk mengikuti workshop sekaligus sebagai finalis. Saat final digeber tinggal  44 peserta.

Plt Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Hamid Muhammad menyampaikan, dewasa ini guru memikul tanggungjawab besar. “Kekerasan terhadap siswa, narkoba, dan pornografi mengintai siswa. Persoalan tersebut dapat ditanggulangi dengan pembentukan dan pembinaan karakter siswa di sekolah oleh para guru,” jelasnya.

Lomba penulisan naskah buku PPK, lanjut Hamid, diharapkan mampu menghasilkan buku pengayaan bagi siswa SMA/SMK. Sedangkan pada lomba inovasi karbang, dia berharap bisa memberikan stimulus kepada guru agar mampu memilih metode, mengemas pembelajaran serta terus berinovasi dalam pendidikan karakter di sekolah sebagai upaya menghasilkan peserta didik yang berkarakter.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help