Surya/

Citizen Reporter

100 Guru Kreatif Belajar Anti Korupsi Bareng KPK

sebagai pendidik, guru menjadi ujung terdepan pengajaran anti korupsi semenjak dini kepada murid-murid kecilnya ..

100 Guru Kreatif Belajar Anti Korupsi Bareng KPK
pixabay.com
ilustrasi 

Reportase Akhmad Kanzul Fikri.
Ketua Yayasan PP Al Aqobah, Jombang

 

 

MARAKNYA kasus korupsi, baik secara kuantitas maupun kualitas yang terjadi di berbagai level masyarakat, membuat KPK bergerak secara aktif dengan menggandeng Kementerian Agama untuk menebar langkah anti korupsi di tingkat sekolah.

Guru yang kreatif, dalam pandangan KPK, pastilah memiliki peran vital dalam menyampaikan materi pembelajaran yang menarik, mudah dicerna dan mudah diingat oleh para siswa dengan ragam strateginya. Inilah yang mendasari KPK mengadakan Teacher Anti Corruption Supercamp 2017 selama enam hari (13-18/11/2017).

Ajang dibagi dalam empat kategori yang masing–masing beranggotakan 25 guru kreatif dan inovatid sesuai bidangnya untuk mengikuti permainan dan board game, cerpen, naskah film dan project  pembelajaran.

Anti-Corruption Teacher Supercamp 2017 dibuka tanggal 13 November 2017 di gedung Merah Putih KPK oleh La Ode Syarif, Pimpinan KPK dan dilanjutkan lima hari sesi di Wisma Arga Mulya di Bogor, Jawa Barat.

Hasil pelatihan Anti-Corruption Teacher Supercamp yaitu media dan bahan ajar bagi KPK untuk mengembangkan pendidikan anti korupsi di semua jenjang pendidikan dari RA sampai MA.

Salah satu tenaga pengajar di MTs Al Aqobah, Iin Purwanti MPd, termasuk satu dari 100 peserta yang lolos seleksi untuk mengikuti Teacher Anti Corruption Supercamp 2017 karena inovasi dan kreativitasnya dalam menyusun perangkat pembelajaran bernuansa anti korupsi.  

Menurutnya, korupsi adalah segala pemikiran ataupun aktivitas seseorang yang tidak dibenarkan secara peraturan atau tidak sungguh-sungguh dalam membangun apa yang menjadi peran yang sesuai dengan posisi dan kewenangannya.

Dalam Anti-Corruption Teacher Supercamp 2017 ini, Iin Purwanti mempresentasikan karya inovatif berupa Board Game berupa ular tangga Jombang dengan materi Bilangan Bulat.

Anak-anak bermain ular tangga berbentuk banner raksasa. Setiap langkah mereka menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan materi bilangan bulat.

Keunggulan ular tangga digunakan dalam media pembelajaran manipulatif adalah keluasan materi yang dapat dimasukan di dalamnya. Penanaman materi anti korupsi diambil dari nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Quran.  Dasar pemikiran terkandung pada QS Al–Zalzalah 7-8, dan dijabarkan pada nilai anti korupsi berisi 9 nilai yang di dalamnya terkandung nilai sikap yang baik dan jelek serta serta efek yang ditimbulkannya.

Dan permainan ini dikaitkan dengan nilai-nilai yang ada di Al Quran tentang spirit anti korupsi, seperti: jujur, amanah, bekerjasama, adil, dsb.

Editor: Tri Hatma Ningsih
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help