Surya/

Berita Pasuruan

Setahun, Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Pasuruan Sedot Rp 24 miliar

Biaya listrik yang dikeluarkan Pemkab Pasuruan untuk Penerangan Jalan Umum, ternyata tak sediikit. Dalam setahun tembus Rp 24 miliar.

Setahun, Penerangan Jalan Umum di Kabupaten Pasuruan Sedot Rp 24 miliar
ist
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Biaya listrik penerangan jalan umum di wilayah Kabupaten Pasuruan tidaklah murah.

Pemkab harus menggelontorkan dana puluhan miliar rupiah untuk menjaga agar lampu-lampu jalan itu tetap menyala.

Kepala Dinas PU Bina Marga Kabupaten Pasuruan, Hari Aprianto menyampaikan, jumlah PJU di Kabupaten Pasuruan mencapai lebih dari 45 ribu titik. Puluhan ribu lampu PJU itu, tersebar di seluruh jalan-jalan yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Untuk tetap menyala, Pemkab harus menggelontorkan dana ke PLN untuk biaya listriknya. Dana yang dikeluarkan pun tidaklah murah. Bisa mencapai puluhan miliar rupiah.

Disampaikan Hari, biaya listrik PJU di Kabupaten Pasuruan mencapai Rp 2 miliar setiap bulannya. Bila dikalkulasikan selama setahun, artinya ada Rp 24 miliar dana yang harus dikeluarkan Pemkab untuk membiayai PJU agar tetap menyala.

“Setiap bulan, kami mengalokasikan dana hingga Rp 2 miliar. Dana itu untuk pembayaran listrik PJU ke PLN. Artinya, selama setahun dana yang harus dikeluarkan mencapai Rp 24 miliar,” bebernya.

Pihaknya menambahkan, jumlah tersebut bisa saja meningkat tahun depan. Hal tersebut seiring penambahan lampu-lampu PJU di beberapa lokasi yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Tahun ini, setidaknya lebih dari 2 ribu lampu baru dipasang. “Kemungkinan bisa bertambah biaya listrik tahun depan. Sekarang, masih dalam pembahasan dengan dewan,” sambungnya.

Menurut dia, hal ini memang sengaja dilakukan untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat. Kata dia, ingin memberikan akses 100 persen terkait penerangan di seluruh masyarakat. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help