Berita Surabaya

Dua Pelajar SMP Terlibat Kejahatan Jalanan di Surabaya, Seperti Ini Peran Mereka

Dua pelajar SMP ini terlibat kejahatan jalanan di Kota Surabaya. Seperti ini peran mereka

Dua Pelajar SMP Terlibat Kejahatan Jalanan di Surabaya, Seperti Ini Peran Mereka
pixabay
Ilustrasi 

SURYA.co.id | SURABAYA - Dua dari tiga komplotan pencurian motor (curanmor) yang diungkap Polsek Tambaksari Surabaya AR (17) dan RF (14) memiliki peran berbeda.

AR kebagian tugas membawa motor Yamaha Vega ZR yang dicuri dari depan rumah korban, milik Syaiful Arif (30), warga Jl Bogen II Surabaya, 19 November 2017.

Sedangkan RF memiliki peran penadah motor curian.

"Saya menerima dan membeli motor secara barter. Begitu melihat grup Facebook dan ada motor dijual murah, ya saya beli," aku RF seraya memgaku motor dibeli Rp 700 ribu, Jumat (1/12/2017).

RF mengaku, dirinya tidak ikut mencuri motor.

Pencurian dilalukan Jordhi dan AR.

RF tahunya ada motor yang dijual murah, langsung ditawar dan dibelinya.

"Saya barter dengan motor dan tambah Rp 300 ribu, tapi ketangkap," aku RF.

Diberitakan sebelumnya, Jordhi, AR dan RF berkomplot dalam pencurian motor Yamaha Vega ZR milik Syaiful Arif, 19 November 2017.

Ketiganya ditangakap polisi pada 21 November 2017.

Guna mempertangungjawabkan perbuatannya, tersangka Jordhi dan AR dijerat Pasal 363 KUHP. Sedangkan RF bakal dijerat Pasal 480 KUHP.

Penulis: Fatkhul Alami
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help