Road to Election

Pakde Karwo Menolak Jadi Tim Sukses Pasangan Khofifah-Emil Dardak. Ini Komentar Golkar

Meski Partainya mengusung Khofifah di Pilgub Jatim, Pakde Karwo menolak menjadi Tim Sukses. Lalu bagaimana komentar Golkar?

Pakde Karwo Menolak Jadi Tim Sukses Pasangan Khofifah-Emil Dardak. Ini Komentar Golkar
surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat, Soekarwo 

SURYA.co.id | SURABAYA - Golkar sebagai partai pengusung Khofifah Indar Parawansa - Emil Elestianto Dardak menganggap wajar keengganan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat, Soekarwo untuk menjadi Ketua Tim Pemenangan pasangan tersebut.

Ketua Harian DPD Golkar Jatim, Freddy Poernomo, mengatakan Pakde Karwo yang juga menjadi Gubernur Jatim, sudah sewajarnya menolak jabatan tersebut.

"Wajar. Beliau kan gubernur. Tak perlu dibesar-besarkan," ujar Freddy kepada Surya, Kamis (30/11/2017).

Meskipun menjadi pucuk pimpinan di partai berlambang bintang mercy ini, Freddy memahami kekawatiran adanya konflik kepentingan di pemerintahan nantinya apabila Pakde menjabat Ketua Pemenangan.

"Kami menghormarti keputusan beliau. Serta, tak akan ikut campur keputusan partai lain," tegas Ketua Komisi A DPRD Jatim ini.

Pasca penolakan Pakde tersebut, Golkar juga belum mempersiapkan nama-nama yang akan diusulkan sebagai alternatif calon ketua tim pemenangan Khofifah - Emil.

Menurutnya, pihaknya tak berambisi untuk menempatkan kadernya di posisi strategis tersebut.

"Belum ada. Belum sampai kesana," lanjut Freddy.

Hingga saat ini, Demokrat dan Golkar menjadi dua partai yang secara resmi telah mendeklarasikan dukungan kepada Khofifah Emil.

Jumlah kursi keduanya (13 kursi Demokrat dan 11 kursi Golkar) yang mencapai 24 kursi telah memenuhi persyaratan pencalonan secara resmi di KPU.

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved